Suasana saat masyarakat di Kecamatan Tlanakan, Pamekasan saat menimba air bersih dari tangki mobil FRPB Peduli
Suasana saat masyarakat di Kecamatan Tlanakan, Pamekasan saat menimba air bersih dari tangki mobil FRPB Peduli

Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Peduli Kabupaten Pamekasan mulai bergerak ke sejumlah wilayah rawan kekeringan dengan mengirimkan bantuan air bersih, Rabu (09/08/2020).

Sebelumnya Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menetapkan darurat bencana kekeringan di sejumlah wilayah yang ada di Kabupeten Pamekasan, termasuk kecamatan Tlanakan yang saat ini menjadi sasaran bantuan air bersih oleh FRPB.

Baca Juga : Lapas Kelas II A Pamekasan Gelar Pelatihan Bidang Konstruksi bagi Warga Binaan

Ketua Tim FRPB Peduli, Budi Cahyono mengatakan, selama musim kemarau, mata air terdekat di wilayah Kecamatan Tlanakan saat ini sudah mulai langka. "Ini aksi awal kita tahun ini, di Dusun Tengah, Desa Larangan Tokol dan Dusun Sorok, Desa Pagagan, Kecamatan Tlanakan yang memang kering dan kritis air," katanya saat dimintai keterangan.

Menurut dia, kebutuhan warga terdampak kekeringan di wilayah tersebut cukup besar, sehingga pihaknya menyiapkan 1 truk tangki dengan kapasitas 8.000 liter per satu dusun. "Jika biasanya tangki pengiriman air hanya 5.000 liter, FRPB siapkan kapasitas lebih besar, yakni 8.000 liter. Semoga mencukupi untuk semua," tambahnya.

Pihaknya memprediksi, akhir Oktober 2020, krisis air bersih tersebut akan berakhir seiring dengan tibanya musim hujan, namun pengiriman air bersih akan terus berlanjut hingga masa darurat kekeringan dinyatakan selesai.