Ilustrasi dan foto pelaku
Ilustrasi dan foto pelaku

Seorang ibu muda dengan menggendong bayi sedang dicari banyak orang di Tulungagung. Pasalnya, dengan tampilan yang membuat orang menjadi iba, justru ibu muda yang diketahui bernama Dewi Ferawati warga RT 02 RW 1 Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru ini melalukan penipuan pada beberapa korbannya.

Salah satu korban, Heri Sugianto bahkan menulis Surat pengaduan ke Polsek Kedungwaru. Pasalnya, niat baiknya dimintai tolong menjemput Dewi di terminal malah berujung kehilangan sepeda motor Honda Beat Nopol AG 3146 RCF miliknya.

Baca Juga : Bukan Sepeda Baru, Maling di Tulungagung Ini Hobi Incar Motor Jadul

"Saat saya di rumah, saya ditelpon orang yang mengaku bernama Dewi untuk menjemput ke terminal karena yang bersangkutan pulang dari Surabaya. Setelah sampai di Kedungwaru, saya makan nasi goreng. Pelaku kemudian meminjam sepeda motor beserta STKN dengan alasan membeli pampers, namun sepeda motor tidak dikembalikan pada saya," tulisnya dalam aduan.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Kedungwaru membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aduan itu.

"Memang kita menerima dua aduan, namun ternyata pelaku ini telah dilaporkan di Polsek Ngantru dengan modus yang sama. Dua korban di sana," ujar AKP Siswanto, saat dihubungi, Selasa (01/09/2020).

Dikatakan Siswanto, pelaku yang merupakan ibu muda ini selalu membawa anak kecil yang masih bayi. Dengan alasan akan membeli keperluan buat buah hatinya, pelaku meminjam sepeda motor dan kemudian tidak pernah dikembalikan pada pemiliknya.

Dari keterangan Siswanto, media ini menelusuri ke Polsek Ngantru dan ternyata memang benar bahwa dua laporan telah diterima dan saat ini tengah dilakukan penyidikan.

Baca Juga : Gadis di Bawah Umur Diperkosa Ipar hingga Hamil

"Benar, kita masih lakukan penyidikan terhadap pelaku," kata Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo.

Dari keterangan yang diperoleh, pelaku tidak berada di rumah. Kini, polisi masih mencari keberadaan Dewi yang diduga melakukan penipuan sepeda motor yang selanjutnya digadaikan lagi pada pihak lain.