Tersangka Mugianto dan dua motor jadul sebagai barang bukti / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Tersangka Mugianto dan dua motor jadul sebagai barang bukti / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Entah apa yang ada dibenak Mugianto (44) warga Desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung ini. Dirinya bukannya mengincar kendaraan yang masih baru dan jika dijual akan bernilai tinggi, namun justru mencuri sepeda motor jadul di beberapa tempat.

Tim unit reskrim Polsek Campurdarat, berhasil mengungkap dan menangkapnya setelah menerima laporan dari dua korbannya. Dua orang yang lapor yakni Susilo (59) Petani warga dusun Gulut Desa Wates Kecamatan Pakel dan Parlan (70) warga  desa Gesikan Kecamatan Pakel.

Baca Juga : Wajah Maling Terekam CCTV Curi Motor Kreditan Milik Warga Oro-Oro Dowo

"Ada dua TKP yang dilaporkan, masing-masing yang dicuri pelaku adalah motor jenis lama," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kapolsek Campurdarat, AKP Maga Fidri Isdiawan, Senin (31/08/2020).

Dua jenis sepeda motor yang di curi itu adalah 1 unit sepeda motor Suzuki RC 100 Nopol AG 2089 SU tahun 2002 warna hitam dan 1 unit sepeda motor honda Grand Nopol AG 2184 SM  warna hitam tahun 1997. "Sepeda motor dicuri masing-masing di dalam rumah dan di teras," ujarnya.

Atas laporan ini, polisi langsung melakukan penyelidikan, hasilnya dari informasi yang didapat bahwa motor yang dicuri sempat berada di sebuah bengkel. "Ternyata informasi ini benar, kemudian kita telusuri dan ternyata tau siapa yang membawa sepeda motor itu ke bengkel," terang Maga.

Tak berselang lama, polsi kemudian mendatangi rumah Mugianto dan langsung mengamankan ke Polsek. Dari keterangannya, Mugianto mengakui bahwa dirinya yang telah mengambil barang yang bukan miliknya itu. "Kemudian kita serahkan ke Polsek Pakel untuk penyidikan selanjutnya," tambahnya.

Ternyata, diketahui selain mencuri sepeda motor jadul itu, Mugianto juga pernah mencuri uang, tabung gas dan ayam.

Baca Juga : Pria Gagah Asal Kediri Curi Rokok Beserta Etalasenya, Tertangkap di Tulungagung

Kapolsek Pakel, AKP Randy Irawan saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima pelimpahan kasus Mugianto dari Polsek Campurdarat. "Kita lakukan penahanan, sementara yang kita sidik berdasarkan barang bukti yang ada," kata Randy, saat dihubungi.

Atas perbuatannya, Mugianto terancam pasal 362 KUH Pidana, dengan ancaman lima tahun penjara.