Sampai dengan hari ini, Senin (31/8) lebih dari 5 ribu pelaku usaha UMKM di Lumajang sudah mengajukan Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Kabupaten Lumajang.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 3 ribu sudah diajukan ke pusat, karena pencarian dan BLT UMKM ini tidak melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Lumajang, melainkan langsung ditransver kepada rekening pemohon.
Baca Juga : Pengadaan Berbasis Lokal, Dewan Dorong Pemkot Malang Segera Realisasikan e-Katalog
"Sampai hari ini sudah lebih dari 5 ribu yang mengajukan, dan lebih dari 3 ribu sudah kita ajukan ke pusat untuk memperoleh bantuan itu. Sisanya masih dalam proses verifikasi administrasi, salah satunya kepemilikan rekening, yang harus berproses," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang, Drs. Suharwoko M.Si.
Disinggung jumlah dana yang sudah dicairkan, Suharwoko menyebut tidak bisa memantau jumlahnya, karena dana tersebut langsung dicairkan kepada pemohon melalui rekening pemohon.
"Kalau yang saya dengan sudah ada ada pemohon yang menerima dana bantuan itu. Tapi jumlahnya yang sudah menerima berapa orang kita belum tahu pasti, karena memang pencairannya kepada pemohon. Kalau mereka memberitahu ke kita, baru kita tahu. Tapi nanti akan coba kita data," kata Suharwoko kemudian.
Diseluruh Indonesia, sebanyak 12 juta UKKM akan mendapatkan bantuan senilai Rp 2,4 juta. Jika angka 12 juta tersebut sudah terpenuhi, maka ada kemungkinan pemerintah akan menutup pengajuan baru.
Baca Juga : Sudah 90% Warga Kota Batu Lakukan Sensus Penduduk Online
"Kita diberi waktu sampai 12 September, tapi kalau misalnya di pusat sudah terpenuhi, ada kemungkinan ditutup sebelum itu. Atau jika tidak terpenuhi mungkin akan diperpanjang. Kita di Lumajang hanya memproses pengajuannya saja," tutur Suharwoko kemudian.
Pada hari ini Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq memantau langsung proses pengajuan BLT UMKM ini di Kantor Dinas Koperasi dan Usaha MIkro Kabupaten Lumajang.