Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, memperkirakan cuaca ekstrem berupa angin kencang yang terjadi belakangan ini masih terus berlangsung selama tiga hari mendatang hingga Senin (31/8/2020). Fenomena tersebut disebabkan adanya siklon tropis di wilayah utara Indonesia.
Menurut Selina Ayuningtyas, bagian analisis dan informasi BMKG Karangploso-Malang, siklon tropis sendiri adalah suatu tekanan amat rendah yang dapat mengakibatkan angin bertambah kencang. “Kondisi angin kencang ini sendiri diperkirakan akan berlanjut hingga 3 hari ke depan,” ungkap Selina, Jumat (28/8/2020).
Baca Juga : Viral, Polisi Tak Pakai Masker saat Berhentikan Pengendara R4
Menurut dia, siklon tropis yang berpusat di wilayah utara Indonesia membuat wilayah Kalimantan mendapatkan tekanan angin lebih kencang dibandingkan wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten/Kota Malang. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dari cuaca saat ini, terutama di tengah pandemi, lantaran angin tersebut sampai saat ini masih aktif.
"Sampai saat ini siklon tropis ini masih aktif. Siklon tropis sendiri awalnya dari kecil, lama-lama tumbuh membesar. Nanti dia mengecil lagi selama waktunya 5 hari, 3 sampai 5 hari," terang Selina.
Embusan angin kencang yang terjadi belakangan ini juga dikategorikan sebagai cuaca ekstrem. Disebut cuaca ekstrem karena kecepatan angin ini melaju melebihi 45 kilometer per jam.
Baca Juga : Satu Balita Korban Perahu Terbalik di Sumenep Ditemukan Meninggal
"Iya, cuaca ekstrem. Kalau kecepatan angin melebihi 45 kilometer per jam, itu dikatakan ekstrem. Tapi kalau dia kencang saja, tidak melebihi 25 kilometer per jam, itu tidak dikategorikan sebagai cuaca ekstrem," pungkasnya.