free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Lingkungan

Angin Kencang di Yogyakarta sampai Besok, Waspada Ombak Tinggi

Penulis : Arif Wijaya - Editor : A Yahya

21 - Aug - 2020, 20:58

Loading Placeholder
Anendha Destantyo Nugroho, S.Tr di Stasiun BMKG Sleman D.I Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta sedang dilanda angin kencang sejak pagi hari. Banyak orang mempertanyakan penyebab tiba-tiba adanya angin kencang di jalanan tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Anendha Destantyo Nugroho, S.Tr saat ditemui wartawan yogyakarta times di kantor BMKG Sleman mengatakan penyebab adanya potensi peningkatan kecepatan angin di seluruh wilayah DIY pada Jumat (21/8/2020).

Baca Juga : Waduh, 1400 KK di Lereng Gunung Merapi Terancam Kehilangan Sumber Air Gara-gara Tambang

Angin kencang tersebut disebabkan oleh perbedaan tekanan udara tinggi di sebelah barat Australia, dan udara rendah di sebelah barat perairan Sumatera, Terangnya.

Anendha mengatakan potensi peningkatan kecepatan angin berlangsung selama 2 hari ke depan yakni tanggal 21 sampai 22 Agustus. "Sementara data yang kami dapatkan sampai 2 hari ke depan, adapun berita selanjutnya akan kami update kembali," terangnya.

“Angin kencang diprediksi terjadi hampir di seluruh kabupaten Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, dan Kota Yogyakarta,” ungkap dia.

Dia menambahkan, selain itu, angin kencang juga melanda di Klaten dan pesisir selatan lainnya. Anendha mengatakan potensi peningkatan kecepatan angin tersebut dapat mencapai 40-49 km/jam. Dampak yang kemungkinan dapat terjadi akibat angin kencang tersebut yakni dapat menyebabkan seng atap rumah bertebaran, dahan pohon patah, serta pohon-pohon besar yang dapat roboh.

Baca Juga : 262 Pedukuhan di Yogyakarta Mulai Alami Krisis Air di Awal Agustus 2020

Oleh karena itu, BMKG Stasiun Yogyakarta mengimbau bagi pengguna jalan agar berhati-hati, karena terjangan yang kencang dan dapat membentuk pusaran angin di jalanan serta robohnya baliho-baliho di jalan.

Selain itu, Anendha menambahkan bahwa potensi tingginya ombak air laut naik mencapai 1,5 – 2,5 meter. “Oleh karena itu untuk penduduk, wisatawan, atau nelayan di sekitar pantai selatan juga dihaimbau agar waspada,” pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Arif Wijaya

Editor

A Yahya

Lingkungan

Artikel terkait di Lingkungan

--- Iklan Sponsor ---