free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

27 Sekolah Ajukan Tatap Muka, 3 Sekolah yang Resmi

Penulis : Joko Pramono - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Aug - 2020, 23:35

Loading Placeholder
GTPP saat melihat kesiapan sekolah yang mengajukan pembelajaran tatap muka (Joko Pramono/ JatimTIMES)

27 sekolah setingkat SMA dan 2 lembaga kursus di Tulungagung mengajukan pembelajaran tatap muka. Namun dari jumlah itu hanya 3 yang dipastikan memulainya pada Selasa (18/8/20) besok.

Hal itu diungkapkan oleh anggota Satgas Komunikasi, Informasi dan Humas pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid19 Kabupaten Tulungagung, Dedi Eka Purnama, Senin (17/8/20).

Baca Juga : Kreativitas SD Negeri 01 Mejayan Madiun, Gunakan Web untuk Pemberian Tugas kepada Siswa

“Sampai dengan hari ini (Senin, 17/8/20) sebanyak 27 sekolah, baik SMA, SMK negeri maupun swasta ditambah 2 balai latihan kerja,” terangnya.

Untuk pembelajaran tatap muka, Dedi menjelaskan lembaga pendidikan harus melengkapi dengan sarana protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, thermo gun (pengukur suhu) serta tempat duduk harus diatur posisi menjaga jarak.

Selain itu, lembaga pendidikan juga harus mendapat persetujuan dari wali murid, Kantor Cabang Dinas, kepala sekolah dan GTPP Covid-19 setempat.

“Dari GTPP merupakan salah satu kriteria yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Dari 27 sekolah, sebagian sudah dikunjungi oleh GTPP. Kunjungan dilakukan untuk verifikasi kelengkapan sarana prasarana di lembaga pendidikan.

Namun dirinya memastikan hanya 3 sekolah yang direkomendasikan oleh Cabang Dinas Pendidikan, untuk mulai pembelajaran tatap muka pada Selasa (18/8/20).

“SMAN 1 Ngunut, SMKN 1 Pagerwojo dan SLB B yang berada di belakang Kecamatan Kota,” terangnya.

Jika nantinya dalam pembelajaran tatap muka ditemukan penularan Covid-19, maka akan dievaluasi lagi.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung-Trenggalek, Solikin membenarkan 3 sekolah akan melakukan tatap muka pada Selasa besok.

Solikin menerangkan alasan dipilihnya 3 sekolah itu diizinkan untuk pembelajaran tatap muka.

Baca Juga : Khusus SMK Semua Zona Boleh Tatap Muka, Tapi...

“Untuk percontohan resmi dari Jawa Timur itu 3 mewakili Tulungagung,” papar Solikin.

Namun pihaknya menyampaikan tidak menutup kemungkinan sekolah lainnya juga akan melakukan pembelajaran secara tatap muka. Untuk teknis pembelajaran ditentukan oleh masing-masing sekolah.

Disinggung terkait izin atau rekomendasi untuk melakukan pembelajaran tatap muka, Solikin menegaskan jika pihaknya “manut” dengan rekomendasi GTPP.

“Kita tidak merekomendasikan, kita cuma mengamini saja,” kata Solikin.

Sedang untuk SMK sudah ada yang melakukan pembelajaran tatap muka. Tatap muka dilakukan untuk materi praktik. Sedangkan materi berupa teori dilakukan secara online.

Jika dalam pembelajaran tatap muka ditemukan kasus Covid-19, Solikin dengan tegas mengatakan pembelajaran akan dihentikan.

“Ya langsung dihentikan, yang kena Covid-19 langsung dikarantina, langsung ditangani oleh gugus tugas,” katanya dengan tegas.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Joko Pramono

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---