Jumlah kasus positif Covid-19 di Banyuwangi kini menjadi 70 kasus setelah ada penambahan 12 kasus baru. Adapun yang telah sembuh sebanyak 44 orang dan 3 orang meninggal dunia. Dengan demikian, pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 23 orang.
Hal itu disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bayuwangi, dr Yos Hermawan kepada JatimTIMES melalui pesan seluler Senin (3/8/2020) pagi.
Baca Juga : Gugus Tugas Akhirnya Temukan 197 Pasien yang Kontak Erat dengan Dokter Sony
Selebihnya Yos yang sekaligus Kepala Puskesmas Jajag Kecamatan Gambiran ini menerangkan bahwa Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, Minggu (02/08) menerima hasil 29 swab.
Dari jumlah itu, 12 dinyatakan konfirmasi Covid-19 dan 17 dinyatakan negatif hasil uji swab-nya. Mirisnya, separo atau 6 orang yang positif diketahui memiliki riwayat perjalanan keluar kota maupun kontak erat dengan orang dari luar kota.
Di antaranya sopir logistik rute Bali, ada juga sopir yang baru pulang dari kirim barang ke Sidoarjo. Sisanya yang empat adalah orang-orang yang usai melakukan perjalanan dari Sidoarjo, Probolinggo, ataupun kontak erat dengan kerabat asal Surabaya.
Jubir Gugus Tugas, dr Rio menambahkan bahwa di antara 12 orang tersebut juga terdapat tenaga medis yang terpapar.
“Ada empat tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Mereka merupakan kontak erat pasien 54, yang diketahui dekat dengan kerabatnya yang kerap melakukan perjalanan ke Surabaya,” terangnya.
Pihaknya turut prihatin dengan kondisi ini, karena ada tenaga kesehatan yang terinfeksi. Ini menjadi perhatian semua.
Baca Juga : Psikolog Sangat Dibutuhkan Pasien Covid-19, Kota Batu Bakal Tambah Psikolog
Namun pihaknya berharap, masyarakat tetap tidak perlu khawatir berlebihan bila akan berobat ke fasilitas kesehatan, karena semua faskes telah ada protokol penanganan yang ketat.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi kembali mengingatkan semua pihak untuk terus waspada dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.