Audiensi Bupati Faida bersama Pekerja Seni dan Hiburan
Audiensi Bupati Faida bersama Pekerja Seni dan Hiburan

Dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 tidak pandang bulu, selain masyarakat menengah ke bawah para pelaku seni dan hiburan juga terimbas langsung sejak awal pandemi akibat kebijakan larangan kegiatan massal.

Di depan para pelaku seni dan hiburan, Bupati Jember Faida berjanji akan memberikan bantuan dan mengupayakan agar pekerja seni bisa melanjutkan kreasi mereka.

Baca Juga : Sepakat Kembali ke Beras Medium, AKD Komitmen Awasi BPNT di Setiap Desa

Dalam audiensi bersama 25 perwakilan komunitas seni di Pendapa Wahya Wibawa Graha itu, Faida meminta bantuan para pekerja seni untuk mendata sejawat mereka  agar bantuan tepat sasaran. 

"Tugasnya mendata koleganya yang terdampak Covid-19. Data yang sudah masuk akan segera dieksekusi bantuannya," tutur Faida.

Ada tiga bentuk bantuan yang disiapkan Pemkab Jember. Pertama, penanganan kesehatan. Kedua, jaring pengaman sosial yang dibagi menjadi kelompok miskin dan terdampak Covid-19. Ketiga, pemulihan ekonomi.

Selain itu, audiensi juga membahas soal sarana alternatif yang tepat bagi pekerja seni untuk melanjutkan kreasi mereka di masa pandemi seperti melalui radio, media sosial, televisi, dan taman publik.

Dalam waktu dua hari, Faida meminta sudah ada laporan masuk ke gugus tugas terkait penyusunan agenda dari para pekerja seni dan hiburan menindaklanjuti audiensi tersebut. 

Dia juga meminta, dalam kegiatannya para pelaku seni dan hiburan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19.

"Setidaknya untuk jadwal 2 minggu pertama masyarakat mendapat suguhan tayangan yang positif dan edukatif termasuk seni dan budaya," kata Faida.

Baca Juga : Diiringi Lagu Berjudul “Percayalah”, Wahyu Hidayat Bakal Fokus Tangani Kasus Covid-19

Kembali, Faida menekankan keamanan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan. Gugus tugas harus memastikan kegiatan yang diagendakan tidak menjadi kluster baru penularan Covid-19.

Setelah agenda kegiatan disusun, para pekerja seni dan hiburan akan di-rapid test terlebih dahulu dan mendapatkan perlengkapan alat pelindung diri secara gratis.

Usai mengikuti audiensi, Ketua Dewan Kesenian Jember (DKJ) Eko Suwargono menyampaikan, pihaknya mendapatkan tugas dari bupati agar berkoordinasi dengan seniman dan budayawan untuk tetap berkreasi, beraktivitas, berekspresi dengan protokol kesehatan.

Eko menyatakan, secepatnya akan menyusun program-program hiburan seperti seni tradisional jaranan, reog, hadrah, ludruk juga kesenian modern lainnya yang akan difasilitasi oleh Pemkab Jember. "Logistiknya akan didukung oleh pemda," ucapnya. <