Penyembelihan hewan kurban di Desa Gunungsari tahun lalu (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Penyembelihan hewan kurban di Desa Gunungsari tahun lalu (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

Pada akhir bulan Juli mendatang umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah. Namun di tengah pandemi Covid-19 apakah diperkenankan menjalankan salat ied dan penyembelihan hewan kurban?

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu, Nawawi mengatakan, diperbolehkan melakukan salat tapi dengan catatan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkot Batu. Dengan melihat kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Batu.

Baca Juga : Kisah Lucu Nabi Palsu Saat Hendak Meniru Mukjizat Rasulullah SAW

“Terkait hal ini kementerian menyerahkan kepada daerah masing-masing. Tetapi harus ada rekomendasi dari tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batu,” ucapnya. 

Namun kami menyarankan agar Pemkot Batu bisa memberikan keleluasaan kepada desa/kelurahan di Kota Batu bisa melaksanakan salat Idul Adha. Tetapi dengan catatan khususnya bagi daerah yang rendah kasus Covid-19. 

Kelulasaan itu bisa diberikan bagi daerah yang penyebaran Covid-19 rendah. Sedangkan untuk penyembelihan hewan kurban agar tetap memperhatikan standart kesehatan hewan.

Tentunya bagi masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan, dan tetap menggunakan masker. Juga menerapkan physical distancing. 

“Jangan sampai nanti, saat penyembelihan hewan kurban ada gerombolan orang. Intinya memperhatikan dan disiplin protokol kesehatan harus ditaati,” imbuhnya.

Baca Juga : Menag Keluarkan Panduan Salat Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Sementara itu saat ini di Kota Batu hingga Jumat (17/7/2020) menyisakan 50 pasien konfirm positif Covid-19 yang tersebar di 15 desa/kelurahan. Sehingga menyisakan 9 desa/kelurahan yang tidak ada warganya pasien konfirm positif Covid-19 dari total 24 desa/kelurahan di Kota Batu.