Sebelum masuk lingkungan sekolah, siswa diperiksa suhu tubuh
Sebelum masuk lingkungan sekolah, siswa diperiksa suhu tubuh

Memasuki tahun ajaran baru, pihak sekolah di Kabupaten Ngawi mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Namun dalam pelaksanaan MPLS kali ini, pihak sekolah melakukan prosedur kesehatan sangat ketat, di tengah masih merebaknya pandemi virus Covid-19.

Baca Juga : Viral Isu PAI dan Bahasa Arab Dihapus, Ini Kata Pakar Pendidikan UIN Malang

Seperti yang terlihat di SMK Negeri 1 Ngawi pada Senin (13/07/2020). Setiap siswa baru yang mengikuti MPLS wajib menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan, sebelum masuk lingkungan sekolah. Jika ditemukan siswa yang suhu tubuhnya tinggi, pihak sekolah akan langsung mendapatkan perawatan di klinik kesehatan terdekat.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga menerapkan prosedur keamanan ketat di ruang kelas dengan menerapkan jaga jarak antar siswa. Karenanya dalam MPLS kali ini pihak sekolahan melaksanakan dalam tiga gelombang sesuai jurusan. Yakni, gelombang pertama jurusan akutansi, kedua perkantoran dan pemasaran, serta gelombang ketiga siswa jurusan komputer jaringan dan teknik elektro industri. Total peserta yang mengikuti MPLS di SMKN 1 Ngawi sebanyak 480 siswa.

"Sesuai arahan Mendikbud, pelaksanaan MPLS dilaksanakan bergelombang mengantisipasi penyebaran covid-19" ucap Retno Widowati Humas SMKN 1 Ngawi kepada NgawiTimes di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Retno menjelaskan, setelah sehari dilaksanakan dengan tatap muka, pelaksanaan MPLS dilanjutkan dengan sistem pembelajaran online dari rumah selama dua hari.

"Metode belajar online siswa dalam MPLS sebagai bentuk upaya pencegahan penularan corona" tandasnya.