(Foto: infocovid19.jatimprov.go.id)
(Foto: infocovid19.jatimprov.go.id)

Kota Batu terus mengalami fluktuasi zona di masa pandemi Covid-19. Jika sebelumnya menduduki zona merah, lantas menuju zona orange hingga mencapai titik zona kuning. 

Kini seiring dengan bertambahnya pasien positif yang diikuti juga pasien sembuh, status Kota Batu sudah tidak lagi zona merah.

Baca Juga : Sutiaji Gencar Kuatkan Gerakan Malang Herbal

Terlihat hingga Jumat (10/9/2020) dari halaman infocovid19.jatimprov.go.id Kota Batu sudah tidak lagi berstatus zona merah, namun sudah berganti menjadi zona orange atau risiko sedang.

Artinya, berubahnya warna menjadi kuning itu tentunya membuat skor Kota Batu menjadi naik. Dari semula risiko tinggi dengan skor 1,69 ke risiko sedang dengan skor 1,83.

“Agar bisa berubah warnanya atau berubah statusnya ada 15 indikator yang harus dipenuhi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Kartika Tri Sulandari.

Ia menambahkan 15 indikator itu mulai dari dua indikator surveilans kesehatan masyarakat, dua indikator pelayanan kesehatan, dan 11 indikator epidemiologi.

Sedangkan hingga kini jumlah kasus konfirm positif covid-19 di Kota Batu ada 108 orang. Rinciannya, 30 orang sembuh, angka meninggal dunia 7 orang, yang menjalani perawatan 16 orang di rumh sakit.

Baca Juga : Menangani Jerawat Batu Tak Boleh Sembarangan, Baca Tips Ini

Lalu yang menjalani isolasi mandiri di rumah 32 orang, dan 23 orang yang menjalani  isolasi di shelter Hotel Mutiara Baru. Sedangkan orang dalam risiko (ODR) mencapai 8.496 orang. Sebanyak 1.098 orang di antaranya sedang dipantau dan 7.398 orang selesai pemantauan.  

Kemudian orang tanpa gejala (OTG) ada 423 orang. Rinciannya, 73 masih dalam pemantauan dan 350 selesai pemantauan. Selain itu, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 339 orang. Rinciannya, yang masih dalam masa pemantauan tersisa 19 orang dan 320 selesai pemantauan.