D itengah protokol new normal yang diterapkan pemerintah, jumlah warga yang dinyatakan positiv covid-19 terus bertambah. Dari kluster Kecamatan Kunir saja, hari ini, Rabu (8/7), sebanyak 8 orang dinyatakan positif covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius kepada media ini mengatakan, dari 8 orang yang dinyatakan positif covid-19, riwayatnya sama-sama pernah datang berada di kediaman J.
Baca Juga : Geger Karyawan Positif Covid, Ratusan Orang Dites, BRI Kanwil Malang Tertutup
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
"Saat salah satu warga di Kunir meninggal, semua yang positif covid ini selama beberapa hari berada di rumah J, yang meninggal dunia karena covid-19," kata dr. Bayu Wibowo Ignasius.
Ditemukannya 8 orang yang positif covid-19 ini bermula dari rapid test yang menunjukkan hasil reaktif. Selanjutnya dilakukan swab dan hasilnya ternyata positif covid-19.
"Kita lakukan rapid test kepada 10 orang, 8 di antaranya positif covid-19. Karena sebagian besar dari mereka adalah pedagang pasar, maka untuk sementara pasar Kunir ditutup guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Kecamatan Kunir," kata dr. Bayu kemudian.
Sebagian dari warga yang positif covid-19 ini melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun saat ini sedang dilakukan pendekatan oleh pihak kecamatan agar warga yang positif covid-19 ini bersedia untuk melakukan isolasi di rumah sakit.
Baca Juga : Cegah Covid19 Kian Merebak, Bupati Malang Sanusi Minta Warganya Bahagia
"Malam ini pihak kecamatan Kunir melakukan pendekatan kepada keluarga agar mereka yang positif covid-19 bisa melakukan isolasi di rumah sakit, agar pemantauannya lebih mudah," kata dr. Bayu Wibowo kepada Jatimtimes, malam ini, Rabu (8/7).
Dengan bertambahnya 8 orang ini maka jumah warga Lumajang yang dinyatakan positif covid-19 sebanyak 75 orang.