Satgas Covid-19 Jember mengumpulkan velbed.
Satgas Covid-19 Jember mengumpulkan velbed.

Jumlah klien yang menjalani isolasi di pusat karantina covid-19 di Jember Sport Garden (JSG) terus mengalami penyusutan. Sejalan dengan menurunnya jumlah klien, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember mengurangi fasilitas di tempat karantina itu.

Pengurangan fasilitas itu meliputi velbed atau tempat tidur yang sebelumnya didatangkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dan bantuan dari satuan TNI di Jember. "Jadi, sementara fasilitas tempat tidur yang dikurangi pada tahap awal ini berupa velbed," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Jember Gatot Triyono.

Baca Juga : Angka OTG Terus Melonjak, Wawali Ingatkan Warga Kota Malang untuk Tetap Disiplin

Menurut Shofi Wahyudi, petugas BPBD di lokasi karantina, hanya velbed yang dikurangi. Sementara tempat tidur lainnya masih stay seperti tempat tidur tingkat dan tempat tidur medis. "Jika nanti ada tambahan klien,  bisa gunakan tempat tidur itu (tersisa)," kata dia.

Sebelumnya, tempat tidur di JSG sempat terisi penuh oleh klien yang menjalani karantina. Shofi menyebut, 500 klien menjalani isolasi di stadion berkapasitas 20 ribuan orang tersebut.

Beberapa minggu terakhir, jumlah klien menurun drastis hingga tersisa 16 orang yang masih intensif menjalani isolasi.

Baca Juga : Berani Tak Gunakan Masker di Kota Batu? Siap-Siap Nyapu

Shofi berharap jumlah klien yang menjalani karantina di JSG terus berkurang dan Jember menjadi daerah zona hijau atau terlepas dari covid-19 sehingga bisa segera menetapkan new normal.