Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno saat bertemu para Jurnalis / Foto :Istimewa / Tulungagung TIMES
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno saat bertemu para Jurnalis / Foto :Istimewa / Tulungagung TIMES

Serap masukan insan jurnalis, Satlantas Polres Tulungagung meminta masukan yang dikemas dengan cangkrungan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). 

Saat diminta masukan, para wartawan mengajukan beberapa pandangan mengenai masalah lalu lintas di jalanan Tulungagung.

Baca Juga : Rakor dengan Dinsos Terkait BPNT, Komisi C DPRD Ungkap Kartu KKS Dibawa Pendamping

Firman Sumantri misalnya, wartawan media cetak Memorandum, menyampaikan masukan ada beberapa kawasan sering mengalami trobel spot. Diantaranya adalah jalan raya depan SD 1-2 Kampungdalem, Jalan satu arah kawasan Rukun Sejati, dan jalan raya depan Golden.

Juga disampaikan oleh Doni Iswara wartawan senior radio liuur FM, bahwa jalan satu arah kawasan rukun sejati itu memang misteri. Menurutnya sudah bertahun-tahun trobel spot di kawasan tersebut belum terpecahkan.

"Saya berharap pak Kasatlantas kali ini bisa memecahkan masalah di kawasan itu. Karena pak kasatlantas masih muda dan punya ideologi yang kuat," ujar Doni.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno menanggapi setiap poin penting dan mencatat untuk ditindaklanjuti.

"Masukan teman-teman sangat berarti bagi kami. Ini saya catat dan akan kita tindaklanjuti," kata Aris.

Dirinya juga mengatakan ada kesamaan dalam hal penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian dan jurnalis. Menurutnya para wartawan yang keseharian turun lapangan mempunyai pengalaman terkait permasalahan lalu lintas di Tulungagung.

"Saya harap teman-teman semua dapat selalu memberi masukan, kritikan atau gagasan untuk penyelenggaraan lalu lintas agar kebih baik" ujarnya. 

Baca Juga : Maksa Minta SKS untuk "Nyalon Bupati", Begini Keterangan Kepala Puskesmas Sumbergempol

Aris juga menjabarkan dalam semester pertama tahun 2020, kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan 33 kasus dibanding periode 2019.

Menurutnya, kawasan Lembu Peteng menjadi trobel spot lalu lintas, karena ada 3 persimpangan dengan jarak yang berdekatan, dalam waktu tertentu dapat menimbulkan kemacetan yang panjang.

Selain itu, Aris juga memaparkan beberapa inovasi yang sudah dilakukan oleh Satlantas Polres Tulungagung diantaranya adalah Traffic Management Center (TMC) pantauan lalu lintas menggunakan kamera, dan Traffic Accident Claim System (TACS) untuk mempermudah klaim asuransi Jasa Raharja.

Dalam kegiatan itu, Satlantas juga membagikan masker dan handsanitizer kepada para wartawan yang hadir. Keakraban polisi dan jurnalis tampak terjalin dan diharapkan ke depan acara serupa sering dilakukan.