Bupati Jember bersama Satgas Gugus saat bertemu dengan Rektor Unej ketika membahas persiapan test SBMPTN di Jember (foto : dok / Jatim TIMES)
Bupati Jember bersama Satgas Gugus saat bertemu dengan Rektor Unej ketika membahas persiapan test SBMPTN di Jember (foto : dok / Jatim TIMES)

Pelaksanaan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi Negeri) akan digelar pada 5 Juli hingga 14 Juli mendatang. Berbagai daerah menerapkan masing-masing kebijakan terkait pelaksanaan ujian dengan tetap menerapkan protokol kesehatab, termasuk kepada peserta yang akan mengikuti UTBK.

Agar pelaksanaan UTBK berjalan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memfasilitasi 4.349 peserta UTBK asal Jember untuk mengikuti rapid test secara gratis. Di mana untuk rapid test gratis itu disiapkan di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Jember.

Baca Juga : SD-SD di Kota Malang Kombinasikan Power Point dan Video untuk Pembelajaran Jarak Jauh

“Kemarin sudah ada 4 ribu lebih peserta UTBK yang mengikuti rapid test. Alhamdulillah, semua menunjukkan hasil non reaktif. Dan nanti untuk peserta UTBK dari luar Jember, akan dilakukan screening oleh Satgas Gugus di beberapa pos pintu masuk yang sudah ada selama ini, ditambah nanti di Bandara, Stasiun dan terminal,” ujar Faida Bupati Jember.

Untuk peserta UTBK yang dinyatakan lolos screening, akan diberikan surat keterangan dan gelang warna kuning yang dikeluarkan petugas Posko Pemeriksaan Covid-19 yang wajib dikenakan oleh peserta UTBK.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jember bersama dengan Universitas Jember (Unej) mulai menyiapkan langkah-langkah dalam menyambut calon mahasiswa baru yang akan mengikuti SBMPTN. 

Terutama dalam penanganan calon mahasiswa baru dari luar Kabupaten Jember agar tetap mematuhi imbauan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk calon mahasiswa dari luar Jember, akan dilakukan screening di posko pemeriksaan kesehatan di tiap-tiap pos, dengan syarat calon mahasiswa yang bersangkutan membawa hasil rapid test. 

Sementara Rektor Universitas Jember (Unej) Iwan Taruna M.Eng menyampaikan, pada pelaksanaan UTBK SBMPTN peserta yang mengikuti test masuk perguruan tinggi di kampusnya tidak hanya diikuti oleh peserta dari Jember dan Jawa Timur saja. Akan tetapi juga datang dari luar Jawa Timur.

“Kami sudah sampaikan ada 12 ribu peserta yang mengikuti tes masuk perguruan tinggi di Unej. Sebelas ribu dari Jawa timur, sisanya dari luar Jawa Timur, dan kami sudah menyiapkan peraturan ujian tes masuk,” terangnya.  

Baca Juga : Terkait Kembalinya Santri, Pesantren di Kota Malang Diberikan Kemerdekaan Penuh

Menurut Rektor, tes UTBK pada tahun ini jauh lebih ringkas dari tes sebelumya sehingga dalam satu hari bisa melakukan empat sesi. Pelaksanaan tes di setiap ruang, masing masing dikurangi 80 persen, sehingga tetap jaga jarak. 

“Bisa jadi peserta nanti akan diberikan sarung tangan plastik, sehingga mereka tidak menyentuh secara langsung keyboard dan mouse,” jelasnya.