Ahmad Salhan Suwarjianto (atas) dan surat keterangan sehat ber-kop Puskesmas Sumbergempol. (Foto : Happier Santoso / Tulungagung TIMES
Ahmad Salhan Suwarjianto (atas) dan surat keterangan sehat ber-kop Puskesmas Sumbergempol. (Foto : Happier Santoso / Tulungagung TIMES

Warga Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, bernama Ahmad Sahlan Suwarjianto (59) justru menjadi viral setelah dirinya menyatakan ingin mendaftar sebagai calon bupati Tulungagung.

 Apalagi, pria yang akrab disapa Warji itu kemudian menunjukkan surat keterangan sehat dari Puskesmas Sumbergempol. Surat sehat itu lalu diunggah oleh akun Facebook Happier Santoso.

Baca Juga : Apakah Politik Dapat Sembuhkan Penyakit? Berikut Tanggapan Bakal Calon Bupati Dokter Umar

"Tiap hari dia datang ke kantor (BUMDesma). Beberapa hari ini informasinya agak kumat. Mungkin dia datang ke puskesmas. Kemudian karena takut, pihak puskesmas memberikan (surat keterangan sehat) itu," kata Happi Santoso, pemilik Akun, Kamis (02/07/2020) pagi.

Diceritakan Happi, sosok Warji yang dikenal pandai mengaji itu sering dianggap punya kelainan mental oleh masyarakat. Namun, bagi Happi, kelainan itu bisa jadi juga tidak benar karena dirinya sering ngobrol panjang lebar dengan Warji. Dan, dia melihat apa yang dikatakan Warji sesuatu yang benar.

"Jika ngobrol, dia sering mengatakan hal yang benar. Bahkan ngajinya jos," ungkap Happi.

Kedatangan Warji membawa surat keterangan sehat dari Puskesmas Sumbergempol, menurut Happi, juga tidak perlu ditanggapi serius. "Ini saya rasa dapat untuk hiburan. Dia datang ke kantor minta (difoto dan video) untuk diviralkan," ungkapnya.

Warji atau Sahlan, lanjut Happi, tidak mempunyai handphone sehingga sulit untuk menemuinya langsung. Selain itu, Warji tidak selalu betah untuk duduk di satu tempat dan sering berpindah-pindah.

Baca Juga : Pelayanan Kabupaten Malang Terpusat, Warga Resah, Ini Tanggapan Umar

Kepala Puskesmas Sumbergempol Tri Endah saat dikonfirmasi mengaku belum tahu adanya surat yang dimaksudkan. Dirinya masih akan mengecek ke petugas piket mengenai surat keterangan sehat yang dikeluarkan dengan kop instansinya itu.

Jika dilihat secara fisik, kop surat yang dikeluarkan ber-kop UPTD Puskesmas Sumbergempol dan ditandatangani oleh seorang dokter lengkap dengan stempel basah.