BPJS Kesehatan (Foto: Cermati.com)
BPJS Kesehatan (Foto: Cermati.com)

Iuran BPJS Kesehatan mulai naik hari ini Rabu (1/7/2020). Kenaikan iuran ini telah tercantum dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tersebut, diteken Presiden Jokowi pada Selasa (5/5/2020).

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini bagi kelas I, II, dan III untuk peserta mandiri kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) naik per hari ini.  

Berikut rincian terbaru iuran BPJS Kesehatan:

Baca Juga : Kota Batu Ketambahan 3 Pasien Positif Covid-19, Seluruhnya dari PDP dan Satu Meninggal

- Iuran kepesertaan mandiri kelas I naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 150.000.

- Iuran peserta mandiri kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 100.000 per peserta.

- Iuran peserta mandiri kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000. Namun, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 sehingga yang dibayarkan tetap Rp 25.500.

Terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini diketahui ada 40 ribu peserta mandiri yang turun kelas.  

Dikatakan oleh Direktur IT BPJS Kesehatan, Wahyuddin Bagenda peserta bisa memilih menurunkan kelas layanan jika merasa keberatan dengan tarif iuran.  

Baca Juga : Empat Hari Zona Kuning, Status Kota Batu Kembali Naik Jadi Zona Merah

Per akhir Mei lalu sebanyak 40.350 peserta mandiri yang sudah turun kelas. Dari angka itu, sebanyak 9.331 peserta turun dari kelas I ke kelas II.  

Lalu sebanyak 11.738 dari kelas I ke kelas III dan sebanyak 38.383 peserta turun dari kelas II ke kelas III. Sementara untuk peserta yang naik kelas sekitar 165.672 peserta.  

Sebelumnya diketahui, kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini pernah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).  

Pembatalan itu tertulis dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 7 P/HUM/2020. MA membatalkan Pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019, mengenai iuran untuk manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I, II, dan III.