Donald Trump (Foto: Honolulu Star-Advertiser)
Donald Trump (Foto: Honolulu Star-Advertiser)

Kabar mengejutkan datang dari Iran yang dikabarkan akan menangkap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.  

Bahkan, Iran disebutkan sudah menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Donald Trump.  Surat perintah tersebut, berisi penangkapan Donald Trump terkait buntut pembunuhan Mayor Jenderal Qasem Soleimani.  

Baca Juga : Bulog Buka Peluang E-Warung Belanja Bebas, Suplayer BPNT Terancam Ngaplo?

Dilansir CNBC, surat tersebut dibuat oleh Jaksa Agung Teheran, Ali Alghasi-Mehr.  Ali menjerat Trump dan puluhan orang lainnya dengan dakwaan pembunuhan dan terorisme.  

Bahkan, pihak Iran telah meminta bantuan kepolisian internasional (Interpol) untuk menerbitkan red notices untuk mempermudah penangkapan Donald Trump.

Red notices yang dimaksud ialah pemberitahuan tertinggi yang dikeluarkan oleh Interpol, dan dirilis terhadap individu yang dianggap target penting.

Kendati demikian, Trump diyakini akan lolos dari upaya tersebut.  Dikatakan, jika interpol tidak begitu saja menanggapi surat penangkapan Trump.  

Pasalnya, dalam panduan organisasi penegakan hukum internasional terdapat larangan mengambil permintaan yang sifatnya politis.

Baca Juga : Perkara Kebun Jeruk di Selorejo Terus Memanas, Kuasa Hukum Petani Berikan Penjelasan

Diketahui, sebelumnya Qasem Soleimani, komandan pasukan Quds, sayap elite di Garda Revolusi Iran telah dibunuh oleh AS saat ada di Baghdad, Irak pada Januari 2020.  

Ia tewas bersama wakil pemimpin milisi Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis. Keduanya tewas saat kendaraan mereka diluluhlantakkan oleh rudal.