free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Asisten Stafsus Presiden Beber Solusi Dongkrak Efektivitas Pendidikan Era New Normal

Penulis : Arif Wijaya - Editor : Yunan Helmy

28 - Jun - 2020, 01:54

Loading Placeholder
Romzi Ahmad, asisten staf khusus presiden gugus tugas pendidikan Islam dan pesantren, saat webinar.

Ada sejumlah solusi untuk mendongkrak efektivitas pembelajaran di era new normal ini. Salah satunya, pendampingan kegiatan belajar mengajar (KBM) kepada peserta didik.

 Selain itu, pihak-pihak terkait dengan pendidikan mampu menyesuaikan  kebutuhan dalam pembelajaran jarak jauh (online learning) kepada peserta didik, seperti sinyal dan kuota. Kemudian,  menghadirkan jiwa empati dan kenyamanan berteknologi sehingga dapat menyesuaikan diri dalam kebiasaan yang baru agar dapat berkontribusi dalam pemulihan pendidikan.

Baca Juga : Kadisdikbud Minta Sekolah Prioritaskan Kesehatan dan Keselamatan Siswa

Solusi-solusi itu diungkapkan Romzi Ahmad, asisten staf khusus (stafsus) presiden gugus tugas pendidikan Islam dan pesantren, saat memberikan materi di webinar dengan tema “Membaca Masa Depan Pendidikan Islam Pasca Pandemi”.  Webinar ini diselenggarakan Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Dalam acara tersebut, Romzi juga menyebut bahwa kejadian pembelajaran era lockdown dan new normal merupakan sejarah pertama di dunia karena proses belajar mengajar berhenti dalam waktu yang belum dapat ditentukan. Namun, hal itu dapat dijadikan sebagai momentum melakukan transformasi. 

Romzi menjelaskan, ada tiga kemungkinan yang bisa dilakukan oleh lembaga pendidikan. Pertama, momentum penguatan berpusat kepada murid. Kedua, pendidik benar-benar memosisikan sebagai pendamping belajar. Ketiga, siswa dapat mengklarifikasi sendiri materi belajar melalui media online.

Baca Juga : Rektor UNY Sutrisna Wibawa Lagi-Lagi Bikin Warganet Gemas, Lee Min Hoo Cabang UNY!

Dalam acara tersebut, hadir juga Aden Wijdan, dosen senior UII. Ia menyapaikan, pendidikan di era pandemi maupun sesudahnya harus tetap menjaga ruh pendidikan sebagai lembaga penjaga tata nilai. “Pendidikan sebagai penjaga tata nilai mendapat tantangan semakin berat dengan derasnya informasi yang bagaikan banjir bah di zaman Nabi Nuh,” ungkapnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Arif Wijaya

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---