Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Tulungagung berencana melakukan swab ulang pada pasien terkonfirmasi positif covid 19 di Tulungagung. Hal itu dilakukan setelah muncul keraguan dari GTPP terkait hasil tes swab yang dilakukan pada sekitar seminggu terakhir ini.
Hari ini, Kamis (18/6/20) pesanan reagen sebanyak 500 dipastikan datang. Reagen ini bakal digunakan menggantikan reagen yang lebih awal datang dan diduga rusak. Reagen merupakan cairan untuk tes virus corona dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
Baca Juga : Merasa Terabaikan, Paguyuban Sound Jenangan Trenggalek Ngadu ke Dewan
“Kita ganti reagen-nya yang cocok, dengan harapan hasil yang dicapai pasien terkonfirmasi positif memang waktunya swap kedua, harapan kami hasilnya akurat,” ujar Ketua GTPP Covid 19 Tulungagung, Maryoto Birowo, Kamis (18/6/20).
Saat disinggung apakah bantuan 4 ribu-an reagen dari pusat bermasalah, pria yang juga menjabat sebagai Bupati Tulungagung ini dengan tegas mengatakan jika hasilnya belum maksimal. Hasil swab yang dilakukan seminggu terakhir hasilnya masih diragukan akurasinya.
“Jadi kita cari yang lebih akurat lagi,” ujar Maryoto yang juga menjabat sebagai Bupati Tulungagung ini.
500 reagen baru ini akan diprioritaskan untuk swab ulang bagi pasien terkonfirmasi positif yang kondisi kesehatanya terlihat bagus atau berstatus OTG (orang tanpa gejala).
“Yang kondisinya baik kok begini, kita coba adakan swab lagi, kalau kondisinya sudah baik dan swab kita negatif maka bisa pulang,” terangnya.
Dalam seminggu terakhir, terjadi lonjakan pasien terkonfirmasi positif covid 19 di tulungagung hingga tembus 200 orang. Pada Jum’at (12/6/20) lalu jumlah pasien positif Tulungagung di angka 70 pasien dengan pasien sembuh 56 orang.
Baca Juga : Redam Polemik Pembangunan Bendungan, Bupati Datangi Rumah Warga
Namun pada Sabtu (13/6/20) pasien positif covid 19 bertambah 27 orang menjadi 97 orang. Jumlah ini terus melonjak pada Senin (15/6/20) dengan tambahan 41 orang. Lalu pada Selasa (16/6/20) bertambah lagi 37 dan kemarin Kamis (17/6/20) bertambah lagi 37 pasien. Sehingga total pasien positif covid 19 di Tulungagung berjumlah 212 per Kamis kemarin.
Disinggung apakah ada hubunganya lonjakan ini dengan kerusakan reagen, Bupati mengatakan hal itu dimungkinkan.
“Pertama itu harus kita betulkan instrumennya sekaligus alatnya kita penuhi dengan reagen yang baru,” ujar Maryoto.
Sebelumnya GTPP sempat menyatakan ribuan reagen bantuan dari pusat untuk Tulungagung rusak dan tidak bisa dipergunakan. Jika dipaksa digunakan, maka hasil uji swab yang keluar dengan reagen itu hasilnya selalu positif. Dari 4 ribuan reagen itu hanya sekitar 700 an reagen yang bisa digunakan.