Wakil Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Tulungagung, Galih Nusantoro  (Joko Pramono for Jatim TIMES)
Wakil Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Tulungagung, Galih Nusantoro (Joko Pramono for Jatim TIMES)

Kabar baik diterima Pemkab Tulungagung di tengah pandemi Covid19. Terbaru, ada tambahan 4 pasien terkonfirmasi Covid19 yang dinyatakan sembuh pada Minggu (31/5/20).

"Kabupaten Tulungagung mendapat tambahan pasien sembuh sebanyak 4 orang," terang Wakil Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro.

Baca Juga : Diapresiasi, Pasar Oro-Oro Dowo Jadi Percontohan Penerapan Protokol Covid-19 di Jatim

Ke 4 pasien itu terdiri dari 3 petugas kesehatan dan 1 warga bernama Kabul dari Desa Jabalsari kecamatan Sumbergempol bernama Kabul.

Kabul sebelumnya dikarantina di rusunawa IAIN Tulungagung, sedang 3 petugas medis dikarantina di RSUD dr. Iskak.

Sedang petugas kesehatan itu terdiri dari dokter yang pernah mengikuti pelatihan haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dr. Aris Setiawan warga Kelurahan Bago Kecamatan Kota.

Lalu ada dr. Anindya Koniek Oktaviarum warga Desa Ketanon, kecamatan Kedungwaru. Terakhir Fendi Permana warga Desa Ngantru kecamatan Ngantru.

"Ke 4 nya bisa meninggalkan karantina pada hari ini juga," terangnya.

Mereka dinyatakan sembuh setelah hasil swabnya dengan mobil fast lab dinyatakan negatif dan ditindak lanjuti dengan rapid test dengan hasil IGG.

Dengan menggunakan mobil fast lab, hasil swab bisa diketahui dalam waktu 40 menit. Berbeda dengan pengujian di Balitbangkes yang memakan waktu hingga berhari-hari.

Baca Juga : Wawali Whisnu: Persoalan Mobil PCR Sudah Selesai, Saatnya Fokus Cegah Covid-19

Untuk kasus dr. Anindya Koniek Oktaviarum yang baru dinyatakan positif covid19 pada Rabu (27/5/20) lalu merupakan pasien dengan waktu sembuh tercepat.

Sedangkan untuk dr. Aris Setiawan menjalani karantina lebih dari sebulan dan menjalani swab hingga 5 kali.

Dengan penambahan ini, total ada 22 pasien yang dinyatakan sembuh. Sisanya masih mendapat perawatan dan dikarantina.