Tim dari Basarnas mengevakuasi jasad korban Sudarto.(Foto : Team BlitarTIMES)
Tim dari Basarnas mengevakuasi jasad korban Sudarto.(Foto : Team BlitarTIMES)

Pencarian korban Sudarto (41) yang dilakukan tim gabungan selama dua hari akhirnya membuahkan hasil. Jasad pencari ikan asal Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, itu ditemukan di sekitar Jembatan Ngujang II yang masuk wilayah Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jumat (29/5/2020).

Informasi yang dihimpun, jasad Sudarto ditemukan petugas sekitar pukul 09.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Baca Juga : Cari Ikan di Sungai Brantas, Warga Ngaglik Blitar Hilang Terseret Arus

“Benar, jasad korban ditemykan pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazah kami evakuasi menggunakan perahu karet dan kemudian kami bawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar,” ungkap Dantim Basarnas Pos SAR Trenggalek Dyan Susetyo.

Diberitakan sebelumnya, Sudarto (41), warga Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, dilaporkan hilang diterjang ganasnya aliran Sungai Brantas saat beraktivitas mencari ikan, Rabu (27/5/2020) kemarin.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian tersebut berawal saat korban bersama ketiga rekannya mencari ikan di aliran Sungai Brantas wilayah Kecamatan Sanankulon. Keempat orang itu diketahui naik ke perahu penyeberangan dan menceburkan diri ke sungai.

Baca Juga : Kabar Baik, Usai Lebaran Tidak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Blitar

Teman-teman korban menceburkan diri ke sungai menggunakan alat pelampung berupa karet ban dalam. Sementara korban menceburkan diri tanpa pelampung. Korban hanyut terbawa arus diduga akibat aliran sungai yang cukup deras.