Nasib naas dialami Sudarto (41) warga Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Dia dilaporkan hilang diterjang ganasnya aliran Sungai Brantas saat beraktivitas mencari ikan, Rabu (27/5/2020) kemarin.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian tersebut berawal saat korban bersama ketiga rekannya mencari ikan di aliran Sungai Brantas wilayah Kecamatan Sanankulon. Keempat orang itu diketahui naik ke perahu penyeberangan dan menceburkan diri ke sungai.
Baca Juga : Kabar Baik, Usai Lebaran Tidak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Blitar
“Teman-teman korban menceburkan diri ke sungai menggunakan alat pelampung berupa karet ban dalam. Sementara korban menceburkan diri tanpa pelampung. Korban hanyut terbawa arus diduga akibat aliran sungai yang cukup deras,” ungkap Kapolsek Sanankulon, AKP Wahono, Kamis (28/5/2020).
Karena korban tidak ditemukan, rekan-rekan korban bersama warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Sanankulon. Informasi kemudian dilanjutkan ke Basarnas Trenggalek untuk membantu melakukan pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, jasad korban hingga kini belum ditemukan. Untuk memantau perkembangan pencarian, Polsek Sanankulon mendirikan Posko di rumah salah satu warga masyarakat sekitar aliran sungai Brantas.
"Kami bersama TNI dan Basarnas masih terus melakukan pencarian. Imbauan juga kami sampaikan kepada paguyuban perahu penyeberangan di sepanjang aliran Sungai Brantas, apabila melihat keberadaan korban agar segera melaporkan ke posko atau aparat yang bertugas,” pungkas Wahono.