Gubernur Jatim Khofifah
Gubernur Jatim Khofifah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tengah berulang tahun pada Selasa (19/5). Namun demikian, karena kesibukannya dalam bekerja utamanya dalam penanganan pandemi Covid-19, Gubernur Khofifah sampai lupa bahwa hari ini adalah hari ulang-tahunnya yang ke 55.

Gubernur Khofifah bahkan baru tersadar ketika memimpin rapat evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Surabaya Raya hingga larut malam, dan saat tepat pukul 00.00 para Kepala OPD dan peserta yang mengikuti rapat dengan kompak menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya.

Menanggapi kejutan tersebut, awalnya Gubernur Khofifah juga terlihat sangat kaget bahkan beberapa saat sempat terdiam dan bengong. Namun, tak lama raut wajahnya kemudian berangsur tersenyum dan menyampaikan terima kasih atas kejutan tersebut.

"Saat ibu Gubernur memimpin rapat evaluasi pelaksanaan PSBB Surabaya Raya, dan jam menunjukkan jam 00.00 semua kepala OPD serentak menyanyikan lagu khusus untuk beliau. Beliau sontak kaget dan sempat bengong, namun tak lama beliau kemudian berterima kasih atas kejutan dan doa yang disampaikan," terang Sekda Prov. Jatim Heru Tjahjono di Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa (19/5).

Heru sapaan lekat Sekdaprov Jatim, menyampaikan bahwa Gubernur Khofifah sering tidak memperdulikan waktu dalam hal penanganan Covid-19 ini. Tak jarang, beliau juga menggelar rapat koordinasi hingga dini hari, bahkan saat puasa juga dilanjut hingga sahur bersama.

"Ibu Gubernur terlalu semangat memikirkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19 setiap harinya. Beliau sampai lupa hari ini ulang tahunnya," tukas Heru yang juga merupakan Komandan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim.

"Selain menyampaikan terimakasih pada kami, beliau juga berdoa agar kita semua bisa terus diberi kesehatan sehingga bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Tak lupa, beliau juga berdoa agar semua warga Jatim senantiasa diberi kesehatan dan dihindarkan dari segala penyakit termasuk Covid-19," pungkas Heru.