Bimtek produk olahan daging sukses digelar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar di Kota Batu

Bimtek produk olahan daging sukses digelar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar di Kota Batu



Produk hasil peternakan seperti telur dan daging bisa ditingkatkan nilai jualnya bila diolah menjadi produk turunan. Selain meningkatkan pendapatan peternak pengolahan produk peternakan juga bisa menumbuhsuburkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan mengangkat ekonomi kerakyatan.

Untuk itulah, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar menggelar bimbingan teknis pelatihan pembuatan produk olahan daging bagi 30 peternak dan masyarakat. Pelatihan bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Acara yang digelar selama dua hari, 6-7 Agustus 2019 di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BPPT) Kota Batu ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Adi Andaka.

"Karena untuk mengembangkan potensi peternakan di Kabupaten Blitar kita tidak bisa hanya mengembangkan hasil produk ternaknya saja. Namun perlu dipikirkan juga bagaimana pengembangan produk hasil peternakan," ungkap Kabid Budidaya dan Pengembangan Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Indriawan Wicaksono.

Dalam Bimtek ini peserta diberikan wawasan bagaimana mengolah daging menjadi produk turunan peternakan seperti sosis, nugget dan abon. Para peserta yang mayoritas adalah ibu-ibu mendapat transfer ilmu langsung dari narasumber yang disiapkan BPPT. Selain materi, peserta juga diberi pembelajaran mengolah daging dengan peralatan yang modern dan canggih.

“Para peserta adalah para peternak, harapan kami selain hasil ternaknya produktif, mereka juga kaya wawasan dan mahir mengolah daging yang merupakan produk asal hewan,” kata dia.

Ditegaskan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar tak henti-hentinya meningkatkan SDM para peternak. Hal ini menurut Indriawan dilatarbelakangi kekayaan potensi peternakan di Kabupaten Blitar.

Potensi peternakan di Kabupaten Blitar ini sangat luar biasa. Untuk telur Kabupaten Blitar memenuhi 20% kebutuhan nasional. Kemudian untuk Jawa Timur, kita 70 persen memenuhi itu (telur). Sementara untuk susu per hari Kabupaten Blitar memproduksi 110 ton susu. Sementara telur kurang lebih produksinya 510 ton perhari.

“Oleh sebab itu kenapa kita gelar pelatihan ini?, tentunya agar produk peternakan itu cenderung fluktuatif. Dimana pada saat harga daging turun, peternak sudah memiliki wawasan terkait untuk pengolahan hasil ternak. Hasil ternak seperti daging tidak hanya dijual bahan baku saja, tapi kalau sudah diolah produk tersebut nilai ekonomisnya akan naik,” tandasnya.

Sebelumnya, melalui DBHCHT di tahun anggaran 2019 Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar telah menggelar Bimtek pengolahan susu. Dalam pelatihan itu peserta yang juga dari kalangan peternak diberikan bekal wawasan mengolah susu menjadi produk olahan seperti susu pasteurisasi, yoghurt, permen susu dan es krim yang disampaikan langsung BPPT Kota Batu.

“Kami berharap dari pelatihan-pelatihan yang telah dilaksanakan tersebut bisa bermanfaat dan dapat diimplementasikan dengan baik oleh peserta. Selain itu, diharapkan juga bisa menumbuhkan inspirasi dalam menciptakan beragam kreativitas olahan susu dan daging yang bisa digunakan menambah penghasilan,” pungkasnya.(kmf)


End of content

No more pages to load