Tanaman Kopi Tulang yang ditanam di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nasrani Sukun, saat ini mulai berbunga. Dari sekitar 200 tanaman kopi, sekitar 70 persennya telah berbunga.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pemakaman Umum (PPU), Takroni Akbar menjelaskan, jika saat ini memang tanaman Kopi Tulang telah banyak yang berbunga. Namun saat ini tanaman kopi yang berbunga, masih belum serentak.
Sehingga dari situ, pihaknya tengah memberikan treatment khusus pada tanaman kopi yang berbunga tersebut, agar terus terjaga dan bisa menghasilkan buah yang berkualitas.
"Kan ini masuk musim kemarau, makanya kita berikan perawatan khusus. Kita sirami setiap hari dan kita berikan pupuk agar buah kopinya semakin bagus. Ada pupuk kandang dan juga tambahan pupuk kimia NPK yang memang khusus untuk tanaman kopi," jelasnya.
Lanjutnya, dengan banyak berbunganya tanaman Kopi Tulang, nantinya jumlah produksi kopipun juga akan meningkat. Diprediksi, saat panen nantinya, buah kopi yang dihasilkan sebanyak satu kwintal. Dan prediksi jumlah ini meningkat drastis dari panen sebelumnya.
"Tahun lalu hanya 30 kilogram panennya, untuk tahun ini semoga meningkat drastis, melihat perkembangan sekarang, sehingga Kopi Tulang bisa semakin meningkat produksinya," bebernya
Sementara itu, untuk waktu panen Kopi Tulang, pihaknya memprediksi, jika panen bisa dilakukan dalam jangka waktu empat bulan. Mengenai Kopi Tulang, merupakan sebuah produk kopi yang diproduksi oleh UPT PPU yang dahulu masuk dalam Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang dan saat ini akan masuk pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.
Dengan keunikan nama produk kopi serta cita rasa kopi yang khas, ditambah tanaman kopi tersebut ditanam diantaranya makam-makam yang ada di TPU Nasrani Sukun, Kopi Tulang nyatanya saat ini banyak diminati berbagai kalangan.