Momentum Bersejarah: Situbondo Investor Day 2025 Jadi Tonggak Transformasi Ekonomi

Editor

A Yahya

28 - Aug - 2025, 02:36

Tim Satgas Investasi Situbondo saat menjawab pertanyaan Para Investor pada Gelaran Investor day di Pendopo, Kamis (28/08/2025). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Kabupaten Situbondo mencatat sejarah baru melalui gelaran Situbondo Investor Day 2025, Kamis (28/08/2025) di Pendopo Rakyat Situbondo. Acara ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan menarik investasi berskala besar, sejalan dengan visi Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio untuk mewujudkan “Situbondo Naik Kelas.”

Dalam sambutannya, Bupati Mas Rio menegaskan bahwa Situbondo Investor Day 2025 bukan hanya acara seremonial, melainkan momentum bersejarah yang akan mengantarkan Situbondo menjadi magnet investasi di Jawa Timur. Ratusan investor lokal, regional, dan nasional hadir dalam acara ini, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap potensi ekonomi Situbondo.

Baca Juga : Terdakwa Pencurian karena Menagih Hutang Dihukum Penjara 2 Bulan, Bebas Besok

“Hari ini, kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor untuk menanamkan modal dan bertumbuh bersama Situbondo. Kami memberikan pelayanan cepat, regulasi yang jelas, dan dukungan penuh agar investasi berjalan lancar,” ujar Mas Rio, yang dikenal sebagai pengusaha muda berpengalaman.

Mas Rio memaparkan bahwa Situbondo memiliki sejumlah keunggulan strategis, mulai dari posisi geografis hingga ketersediaan sumber daya. Dengan populasi lebih dari 685 ribu jiwa dan biaya tenaga kerja yang kompetitif, Situbondo mencatat pertumbuhan ekonomi positif sebesar 4,81% pada 2024, menandakan daya tahan dan potensi besar untuk berkembang.

"Empat sektor unggulan yang disebut 4P menjadi tulang punggung pengembangan ekonomi Situbondo, yakni pertanian-perkebunan, perikanan, peternakan, dan pariwisata," ungkapnya.

Pada sektor pertanian, Situbondo menghasilkan 293 ribu ton padi, 752 ribu ton tebu, dan 341 ribu ton jagung per tahun. Komoditas unggulan lainnya meliputi mangga, kopi premium, tembakau, melon, hingga kapulaga. Modernisasi pertanian akan dilakukan melalui teknologi, pengolahan benih, dan pompa air bertenaga surya.

Pada sektor perikanan, Situbondo dikenal sebagai salah satu produsen terbesar di Jawa Timur dengan hasil tangkapan dan budidaya meliputi tongkol, lobster, rumput laut, dan 10.775 ton udang vannamei per tahun.

"Kami berencana mengembangkan konsep Blue Economy Hub untuk mengintegrasikan perikanan tangkap, budidaya, hingga pengolahan. Di sektor peternakan, Situbondo memiliki populasi lebih dari 164 ribu ekor sapi Peranakan Ongole dan 930 ribu ayam pedaging serta petelur," ungkapnya.

"Sementara sektor pariwisata akan dikembangkan melalui konsep eco-tourism dengan mengandalkan ikon Taman Nasional Baluran yang dijuluki Africa van Java, Pantai Pasir Putih, dan beragam festival budaya seperti Festival Ayam Sap Sap dan Safari Night," imbuhnya.

Gelaran ini juga berhasil menarik komitmen investasi triliunan rupiah. Beberapa investor menyatakan minat untuk mengembangkan proyek strategis di Situbondo, mulai dari penanaman pisang cavendish seluas 50 hektare, pembangunan rumah sakit swasta untuk memperkuat layanan kesehatan.

"Tadi juga ada komitmen investasi senilai Rp1,6 triliun di sektor energi terbarukan melalui proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di tiga kecamatan. Proyek ini diperkirakan selesai dalam tiga tahun ke depan dan menjadi bagian dari komitmen Situbondo terhadap ekonomi hijau," beber Mas Rio.

Selain itu, Mas Rio juga menyiapkan pengembangan Pelabuhan Jangkar sebagai simpul logistik strategis di Jawa Timur dan mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi guna memperlancar konektivitas antarwilayah. "Pemerintah daerah memastikan seluruh proses investasi akan didukung regulasi yang jelas dan kemudahan perizinan," kata Bupati Situbondo tersebut.

Acara Situbondo Investor Day 2025 turut mendapat perhatian pemerintah pusat dan provinsi. Wakil Koordinator Bidang Bisnis Sekretariat Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Imaduddin Abdullah, hadir memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemkab Situbondo. Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui perwakilannya menegaskan dukungan Pemprov dalam mendorong percepatan investasi di daerah.

Baca Juga : Bupati Sanusi ke Jakarta Bahas Rencana Pembangunan Jalan Tol Malang-Kepanjen dengan Kemenkominfra

Mas Rio menegaskan bahwa keberhasilan investasi bukan hanya sekadar angka, tetapi harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin investor merasa nyaman dan percaya untuk bertumbuh bersama Situbondo. Keberhasilan investasi adalah keberhasilan kita bersama,” ujarnya.

Gelaran Situbondo Investor Day 2025 menjadi bukti nyata bahwa Situbondo siap menjadi destinasi investasi unggulan di Jawa Timur dengan potensi besar di sektor pangan, energi, kesehatan, dan pariwisata. Dengan dukungan regulasi yang jelas, infrastruktur penunjang, dan komitmen pemerintah, Situbondo bergerak menuju masa depan yang lebih sejahtera, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

Sementara itu, Wakil Koordinator Bidang Bisnis Sekretariat Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Imaduddin Abdullah, menilai Situbondo berpotensi menjadi pionir hilirisasi di sektor pertanian dan perikanan.

“Kabupaten Situbondo memiliki semua syarat untuk memulai hilirisasi, terutama di sektor hasil laut, tembakau, dan kopi. Kami melihat Situbondo bisa menjadi daerah percontohan di Jawa Timur bahkan Nasional dalam pengembangan hilirisasi,” ujar Imanuddin.

Ia menambahkan, hilirisasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi produk lokal. “Jika pengolahan produk dilakukan di sini, tidak hanya menambah nilai, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing daerah,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Tim Investasi Kabupaten Situbondo, M. Rasidi, menegaskan bahwa ada empat sektor utama yang ditawarkan kepada investor dalam kegiatan Investor Day ini.

“Kami fokus pada perikanan, pertanian, peternakan, dan pariwisata. Keempat sektor ini punya potensi besar untuk dikembangkan dengan dukungan investasi. Contohnya, sektor perikanan Situbondo punya produksi yang cukup besar, sementara pariwisata menawarkan keindahan alam yang luar biasa,” kata Rasidi.

Ia berharap, Investor Day ini menjadi pintu masuk bagi kerja sama konkret. “Kami siap memfasilitasi investor yang ingin bekerja sama dengan pemerintah daerah. Semua proses perizinan akan kami permudah sesuai regulasi yang ada,” tegasnya.

Acara Investor Day ditutup dengan sesi diskusi antara pemerintah daerah dan para investor. Beberapa investor dari sektor perikanan, pertanian, dan energi terbarukan disebut telah menunjukkan ketertarikan untuk menjalin kerja sama dengan Pemkab Situbondo.


Topik

Ekonomi, kabupaten situbondo, situbondo investor day, mas rio, yusuf rio wahyu prayogo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette