Belanja Cantik, Pemkab Banyuwangi Tumbuhkan Budaya Berbagi Kalangan Aparatur Sipil Negara 

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

27 - Aug - 2025, 09:36

Ipuk Fiestiandani, bupati Banyuwangi, saat memilih sepatu dalam program Belanja Cantik bagi ASN di Banyuwangi. (Istimewa)


JATIMTIMES - Pelaksanaan program kegiatan Belanja Cantik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi yang melibatkan  seluruh aparatur sipil negara (ASN)  untuk berpartisipasi mampu menghimpun dana sekitar Rp 300 juta.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemkab Banyuwangi Heni Sugihartini,  penyaluran dana yang berhasil dihimpun disesuaikan dengan tematik yang diangkat .

Baca Juga : Puluhan Guru SMK di Jatim Ikuti Workshop Jogja Film Academy, Tambah Skill Bikin Film Pendek

"Bulan kemarin kebetulan yang di sebelumnya itu kegiatan 7 -7 itu untuk sekolah.  Ya jadi untuk sekolah karena sudah sesuai dengan data di Dinas Pendidikan yang dikolaborasikan dengan Unit Gawat Darurat Kemiskinan (UGDK)," ujar Heni pada Rabu (27/8/2025).

Dana yang dihimpun, lanjut dia, diserahkan anak-anak sekolah yang kurang mampu. Bisa melalui Dinas Pendidikan atau juga bisa sesuai dengan data yang sudah di berikan masing-masing ASN.

Sedangkan bulan Agustus 2025,  sebagian diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu yang di sekitar lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) untuk mengolah sampah yang akhir di Blimbingsari.

Untuk ke depannya,  dana yang dihimpun pada tanggal cantik kebutuhan sesuai tematiknya atau diberikan pada masyarakat miskin tergantung temanya saja nanti.

 "Kalau tematik 100 persen diserahkan langsung karena sudah ditentukan.  Masing-masing sudah mengampu masyarakat yang tidak mampu sehingga momen Banyuwangi Berbagi maka semua disesuaikan dengan sasaran dari yang sudah ditentukan. Tetapi kan tidak setiap bulan ini temanya didistribusikan bisa untuk di konsumsi sendiri," imbuh Ibu dua anak tersebut.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenko PM Perkuat Literasi Jaminan Sosial lewat Ekosistem Pendidikan

Lebih lanjut dia menuturkan program belanja cantik yang dilaksanakan tidak hanya untuk penanggulangan kemiskinan tetapi juga menggiatkan teman-teman pedagang pasar dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Jadi ada dua sisi yang memang dari program belanja ASN ini yang terus kita galakan," tambah Heni.

Sedangkan untuk dukungan belanja dalam program car free day berbeda karena sifatnya  partisipasi biasa dan tidak dicatatkan dalam belanja ASN.

 Kalau bagi pemerintah yang digerakkan di belanja cantik itu pada momen tanggal-tanggal cantik saja. "Harapan kita memang teman-teman ASN tidak hanya pada momen belanja cantik di tanggal cantik tetapi setiap ada rezeki dari ASN itu bisa dibagikan.  Jadi, itu bisa menjadi budaya dari teman ASN  untuk berbagi pada masyarakat," pungkas Heni.


Topik

Pemerintahan, Belanja Cantik, Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette