Sambut Kunjungan Pangdam V/Brawijaya, Bupati Mas Rio: Cita-Cita Saya Dulu Jadi Tentara

27 - Aug - 2025, 06:39

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Rio bersama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/ Brawijaya Mayor Jendral TNI Rudy Saladin MA, Rabu (27/08/2025) di pendopo Situbondo. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Hubungan antara Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin erat. Hal ini terlihat saat Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Bupati menerima kunjungan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin di Pendapa Situbondo, Rabu (27/08/2025). 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rio bahkan mendapatkan emblem kehormatan dari Panglima Kodam V/ Brawijaya sebagai simbol sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan militer.

Baca Juga : Optimalkan Penyembuhan, RSI Unisma Malang Punya Jam Kunjungan Pasien Baru

“Ini sebuah kehormatan besar buat saya. Luar biasa senang pokoknya. Cita-cita saya dulu kan jadi tentara, malah rezekinya jadi bupati,” ujar Bupati Mas Rio dengan penuh antusias.

Menurut Bupati Mas Rio, momen ini bukan hanya pertemuan seremonial, tetapi juga membuka pembahasan penting yang dapat mengangkat nama Situbondo di level internasional.

Dalam diskusi tersebut, Bupati Rio mengungkapkan rencana strategis untuk menjadikan Situbondo sebagai lokasi latihan militer internasional. Gagasan ini, menurutnya, sudah masuk dalam radar pembahasan dengan berbagai pihak, bahkan sampai ke tingkat pusat. 

“Mohon doanya, ini sudah kita komunikasikan. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi warga Situbondo,” kata Mas Rio.

Selain membahas peluang kerja sama, pangdam V/Brawijaya juga melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh penting, termasuk pengasuh pondok pesantren. Langkah ini dinilai sebagai bentuk penguatan komunikasi dengan elemen masyarakat lokal agar rencana besar ini dapat diterima dengan baik.

Jika rencana tersebut terealisasi, dampaknya akan signifikan. Bukan hanya dari sisi pertahanan dan keamanan, tetapi juga pada perekonomian daerah. 

Latihan militer internasional berpotensi menghadirkan investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya tarik Situbondo sebagai daerah strategis yang siap mendukung event berskala global.

Baca Juga : Jalan Sehat Kediri: Gubernur Khofifah Jamin Sekolah Bebas Pungli

Bupati Mas Rio optimistis, kolaborasi ini akan membawa Situbondo naik kelas. Ia menyebut, selain dukungan pemerintah daerah, sinergi dengan TNI menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan infrastruktur pendukung dan memastikan semua persyaratan teknis terpenuhi.

“Latihan ini bukan hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga kesempatan bagi Situbondo untuk berkembang. Kita ingin masyarakat ikut merasakan dampak positifnya,” tambahnya.

Dengan semakin eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan militer, Situbondo kini menatap masa depan baru. Dari wilayah yang selama ini dikenal dengan potensi agraris dan wisata, kini mulai bertransformasi menjadi kawasan strategis yang siap mendukung kegiatan bertaraf internasional.

Langkah ke depan akan melibatkan kajian kelayakan, persiapan infrastruktur, serta koordinasi lintas kementerian. Semua pihak berharap, inisiatif ini bukan sekadar wacana, melainkan menjadi lompatan besar dalam sejarah Situbondo.


Topik

Pemerintahan, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Situbondo, Pangdam V Brawijaya, Mayjen Rudy Saladin,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette