DPUPRPKP Kota Malang Pastikan Drainase Soehat Tersambung ke Selatan, Ini Skema Pengerjaannya

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

19 - Aug - 2025, 12:59

Proses pengerjaan drainase dari Dinas PU SDA Jawa Timur yang mulai dilakukan dengan penertiban utilitas (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Proyek pembangunan dan pelebaran drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soehat), Kota Malang akhirnya memasuki tahap awal pelaksanaan. Setelah seminggu terakhir didominasi oleh pemindahan tiang listrik dan penataan utilitas, kini pengerjaan konstruksi resmi mulai bergulir.

Menurut Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, timnya turut serta dalam memonitor langsung proses pembangunan ini. “Seminggu yang lalu sudah mulai memindahkan tiang-tiang di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi. 

Baca Juga : Drainase Jalan Soehat Malang Belum Digali, Pengerjaan Masih Fokus Penataan Pohon dan Tiang Listrik

Dia menegaskan, pemerintah kota berperan sebagai bagian dari tim pelaksana, bersama dengan tim dari PU SDA Provinsi Jawa Timur.

Strategi pengerjaan diarahkan agar saluran drainase bisa terhubung langsung ke selatan melalui sudetan baru. “Untuk penyambungan drainase itu nanti outletnya akan kami sambungkan. Nanti akan kami tembuskan di saluran Suhat sehingga bisa langsung ke selatan,” jelas Dandung.

Sinergi antara Pemkot Malang dan Pemprov Jatim menjadi elemen penting. “Untuk Suhat, diminta dari Pemkot oleh provinsi untuk membangun sudetan itu jadi sudah kami sinergikan,” tambahnya. Skema sinergi ini menjadi fondasi kelanjutan proyek drainase yang tengah menjadi perhatian publik.

Informasi terbaru menunjukkan bahwa plang proyek telah dipasang sejak pertengahan Agustus, dan dana sekitar Rp 30,1 miliar telah disiapkan khusus dari APBD Provinsi Jatim dengan durasi pengerjaan selama 180 hari kalender. Adapun pengerjaan drainase sepanjang sekitar 1,3 kilometer direncanakan dimulai dari sisi selatan atau dekat Jembatan Soehat atau Polinema menuju utara. 

Tidak hanya DPUPRPKP Kota Malang, lembaga seperti Satpol PP, PU SDA, Bina Marga, DLH, hingga TNI-Polri juga turut terlibat dalam penertiban utilitas, pemangkasan pohon selektif, serta pembongkaran kabel dan papan reklame. Hal itu menunjukkan sebuah kolaborasi lintas sektor yang menjadi contoh pengelolaan ruang publik yang baik. 

Baca Juga : Nurcahyo Diganti, Besok Bupati Sanusi Lantik Pj Sekda Baru di Kabupaten Malang

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, Dishub Kota Malang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk evaluasi U-turn dan pengaturan arus, meski ruas Jalan Soekarno-Hatta merupakan wilayah provinsi. Hal ini penting mengingat lokasi proyek adalah kawasan padat aktivitas warga dan pusat bisnis.

Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan pekerjaan drainase Soehat segera berjalan lancar minggu ini dan selesai sesuai target. Warga pun diimbau menyesuaikan rutenya sembari proyek berlangsung.


Topik

Pemerintahan, dpuprpkp kota malang, embung, drainase, jl suhat, pemkot malang, kota malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette