Tata Cara Salat Mutlak Rabo Wekasan 2025, Lengkap dengan Doanya
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
19 - Aug - 2025, 11:52
JATIMTIMES - Tradisi Rebo Wekasan atau Rabu terakhir bulan Safar sudah lama dikenal di kalangan umat Islam, termasuk di Indonesia. Sebagian masyarakat percaya bahwa pada hari itu Allah SWT menurunkan banyak bala, sehingga dianjurkan mengerjakan amalan khusus sebagai bentuk ikhtiar dan doa perlindungan.
Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH M. Djamaluddin Ahmad, menuliskan amalan Rebo Wekasan dalam kitab Al-Risalah Al-Badi'ah halaman 83.
Baca Juga : Kapan Rabu Wekasan 2025? Berikut Sejarahnya
Dalam penjelasannya, sebagaimana dilansir NU Online, amalan ini bersumber dari kesaksian sebagian ahli makrifat, termasuk ahli mukasyafah (orang yang diberi kemampuan melihat perkara gaib) dan ahli tamkin (orang yang mapan dalam derajat hakikat/makrifat). Para ahli tersebut mengatakan bahwa setiap tahun Allah SWT menurunkan 320.000 bencana, dan semuanya diturunkan pada Rabu terakhir bulan Safar.
Keterangan serupa juga bisa ditemukan dalam kitab Kanzun Najah was-Surur fi Fadhail al-Azminah wash-Shuhur karya Abdul Hamid Quds. Karena itu, tidak sedikit masyarakat yang meyakini hari tersebut sebagai waktu terberat dalam satu tahun.
Tata Cara Salat Rebo Wekasan
Dalam Al-Risalah Al-Badi'ah, dianjurkan untuk melaksanakan shalat 4 rakaat dengan niat salat mutlak:
نويت أصلي ركعتين لله تعالى
(Aku niat shalat dua rakaat karena Allah Ta’ala)
Setiap rakaat dibaca:
• Surat Al-Fatihah 1x
• Surat Al-Kautsar 17x (rakaat 1)
• Surat Al-Ikhlas 5x (rakaat 2)
• Surat Al-Falaq 1x (rakaat 3)
• Surat An-Naas 1x (rakaat 4)
Doa Rebo Wekasan
Setelah salam, dianjurkan membaca doa. Doa yang dibaca berbeda tergantung dikerjakan sendirian atau bersama-sama.
Doa jika dikerjakan sendirian:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالَ، يَاعزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيع عَلَّقِكَ، اكْفِنِي مِنْ شَرِّ جَمِيع خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجملُ، يَا مُتفضِلُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لاَ إلهَ إِلَّا أَنْتَ، ارْحَمْنِي بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
اَللّهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ، وَأَخِيْهِ، وَجَدِّهِ، وَأَبِيهِ، وَأُمِّهِ، وَبَنِيْهِ، اِكْفِنِي شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ، وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَحَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، وَصَلَّى الله عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Doa jika dibaca bersama-sama:
Baca Juga : Anggaran Kesehatan Rp6,43 Triliun, Puguh DPRD Jatim Desak RS Milik Pemprov Berbenah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ القوى، وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالَ، يَا عَزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيعُ خَلْقِكَ، اِكْفِنَا مِنْ شَرِّ جَمِيعِ خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجَمِّلُ، يَا مُتَفَضِلُ، يَا مُنْعِمُ يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لا إِلهَ إِلَّا أَنتَ ارْحَمْنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
اللهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ، وَأَخِيهِ، وَجَدِّهِ، وَأُمِّهِ، وَبَنِيْهِ، اِكْفِنَا شَرَّ هَذَا اليوم. وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا كَافِيَ الْمُهمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ الله وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ،
وَحَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلا بالله العلي العظيم، وَصَلَّى الله عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Demikian tata cara salat dan doa Rabu Wekasan. Dalam keterangan yang ditulis KH M. Djamaluddin Ahmad, siapa saja yang membaca doa ini, maka Allah SWT dengan sifat Karom-Nya akan menjaga orang tersebut dari segala macam bencana yang diturunkan pada hari itu. Bahkan diyakini, perlindungan itu akan berlaku hingga sempurna satu tahun.
Amalan Rabu Wekasan ini bisa dilakukan secara bersama-sama, namun tidak disyariatkan secara berjamaah. Semoga informasi ini bermanfaat.
