Serahkan Remisi Bersama Karutan, Bupati Mas Rio: Penjara Bukan Satu-satunya Jalan, Perlu Kearifan Lokal

17 - Aug - 2025, 12:12

Karutan Situbondo, Suwon dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Rio bersalaman usai menyerahkan SK remisi kepada perwakilan WBP, Minggu (17/08/2025) di Alun-alun Situbondo. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen penuh harapan bagi ratusan warga binaan Rutan Kelas IIB Situbondo. Tahun ini, sebanyak 451 warga binaan mendapat kabar gembira berupa pemberian remisi atau pengurangan masa pidana. Dari jumlah tersebut, 218 orang menerima Remisi Umum HUT RI dan 233 orang memperoleh Remisi Dasawarsa.

Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa dari total remisi yang diberikan, terdapat 10 orang warga binaan yang langsung bebas karena masa pidananya habis setelah memperoleh pengurangan hukuman. Mereka bisa pulang ke rumah dan kembali berkumpul bersama keluarga tepat di momen peringatan kemerdekaan.

Baca Juga : HUT 80 RI, Rektor Unisma: Momentum Menguatkan Peran Kampus untuk Kemajuan Bangsa

“Alhamdulillah, dari total 451 warga binaan yang ada, sebagian besar mendapatkan remisi. Bahkan ada 10 orang yang hari ini bisa menghirup udara bebas dan kembali ke tengah keluarga,” ujar Suwono usai upacara penyerahan remisi, Sabtu (17/8/2025).

Penyerahan remisi secara simbolis dilakukan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, bersama Wakil Bupati Ulfiyah atau Mbak Ulfi. Prosesi berlangsung khidmat di Alun-alun Situbondo, bertepatan dengan upacara pengibaran bendera merah putih memperingati HUT RI ke-80.

Menurut Suwono, 10 warga binaan yang langsung bebas tersebut merupakan narapidana kasus kriminal umum. “Mereka terjerat kasus pencurian, penggelapan, penipuan, dan penadahan. Selama menjalani pidana, mereka berkelakuan baik, mengikuti program pembinaan, dan tidak melakukan pelanggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh warga binaan yang diusulkan mendapatkan remisi telah melalui proses pembinaan secara tertib. Program pembinaan mencakup aspek kepribadian, kerohanian, hingga pelatihan keterampilan yang berguna setelah bebas nanti. “Kami juga pastikan proses pemberian remisi ini transparan, tanpa biaya sepeser pun,” tegasnya.

Suwono berharap pemberian remisi ini menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus memperbaiki diri. “Remisi bukan akhir dari pembinaan, tetapi bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Mas Rio menyampaikan pesan yang penuh makna usai menyerahkan remisi. Ia menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya soal menghukum, melainkan juga menyembuhkan masyarakat yang pernah melakukan kesalahan. 

Baca Juga : Bupati Mas Rio Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Visi Situbondo di Momen HUT RI

“Tadi saya peluk penerima remisi, dan saya setuju dengan Karutan serta Kapolres, bahwa lembaga pemasyarakatan ini tidak serta-merta bisa menyembuhkan. Perlu ada kearifan lokal dan penyelesaian di tingkat akar rumput,” ucapnya.

Mas Rio menilai bahwa penyelesaian hukum mestinya menjadi jalan terakhir. “Kalau bisa diselesaikan di tingkat desa atau kecamatan, kenapa tidak. Kita harus kembali pada makna kebersamaan. Saya juga baru tahu bahwa Justice Collaboration itu sebenarnya mengedepankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebelum masuk ke ranah hukum,” katanya.

Menurutnya, hukuman penjara belum tentu mampu menyembuhkan. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mendorong penyelesaian perselisihan dengan mengedepankan mediasi dan musyawarah di tengah masyarakat. 

“Karena nyatanya orang masuk ke penjara itu tidak otomatis menyembuhkan. Yang paling penting adalah membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan, hut 80 ri, bupati situbondo, lapas situbondo, rutan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette