Pemkot Uji Coba Smart Gate Parking Alun-Alun Kota Batu Bulan Depan
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Yunan Helmy
15 - Aug - 2025, 07:04
JATIMTIMES - Pemasangan smart gate parking atau parkir elektronik Alun-Alun Kota Batu segera terealisasi. Dinas Perhubungan (Dishub) menjadwalkan uji coba mulai awal September bulan depan. Selama dua bulan, uji coba dilakukan sebelum operasional resmi pada November mendatang.
Kepala Dishub Kota Batu Hendry Suseno mengatakan, smart gate parking Alun-Alun Kota Wisata Batu mulai dikerjakan bulan ini. Observasi dan kajian prapemasangan sudah tuntas Juli lalu. Itu dilakukan tenaga ahli dari Universitas Brawijaya (UB).
Baca Juga : Paskibra Kota Blitar 2025 Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Mas Ibin: Kalian Wajah Masa Depan Indonesia
Pemasangan diperkirakan menelan waktu kurang dari satu bulan. Enam pasang smart gate parking juga sudah terpesan dan tinggal pasang.
"Untuk proses uji coba awal bulan depan, akan dilakukan pemantauan. Khususnya saat momen weekend dan high season. Kalau ada kemacetan solusinya gimana, kalau tidak seperti apa tetap kami lakukan evaluasi," ujar Hendry saat sosialisasi uji coba smart gate parking kepada perwakilan paguyuban PKL alun-alun di aula Kecamatan Batu, Jumat (15/8/2025).
Jika uji coba tersebut berhasil, Hendry memastikan akan memasang gate secara permanen. Setidaknya pembangunan secara penuh dimulai pada bulan November hingga Desember mendatang.

Dikatakan Hendry, di samping pemasangan gate parkir tersebut, garis satuan ruas parkir juga akan ditaya ulang. Dia menyebut, kapasitas parkir di area alun-alun bakal lebih besar. Sehingga, kemacetan yang dikhawatirkan tidak akan terjadi.
Hal tersebut dikarenakan beberapa relokasi akan dilakukan pada pelaku permainan, odong-odong, skuter, dan dokar ke tempat khusus. Sehingga, tidak lagi berada di dalam alun-alun agar daya tampung area parkir lebih besar.
"Untuk yang kami pindah, pelaku usaha akan kami tempatkan di Jalan Sudiro Utara," bebernya.
Baca Juga : Mas Dhito Doakan Paskibra Kabupaten Kediri Sukses Kibarkan Merah Putih
Hendry mengimbau agar warga tak perlu khawatir. Sebab, pintu masuk alun-alun utama dipasang di Jalan Sudiro Selatan. Sehingga, wisatawan bisa langsung tau jika dokar, odong-odong dan sebagainya sudah dipindah. Akan ada penambahan petunjuk arah untuk wisatawan agar lebih mudah menemukan area tersebut.
Para jukir juga tetap diberdayakan selama berjalannya gate parkir tersebut. Sebagian dari mereka akan ditempatkan di pintu keluar gate. Sementara sisanya akan mengatur parkir di dalam area. "Penggajian tetap per bulan dengan sistem bagi hasil," tegasnya.
Sementara untuk pemilik rumah di area tersebut, bakal diberikan kartu free pass untuk bisa keluar masuk secara gratis. "Para PKL yang hendak berjualan tinggal membayar satu kali selama 24 jam," jelasnya.
