Paskibra Kota Blitar 2025 Resmi Dikukuhkan, Wali Kota Mas Ibin: Kalian Wajah Masa Depan Indonesia

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

15 - Aug - 2025, 06:47

Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin bersama jajaran forkopimda dan kepala OPD terkait berfoto bersama anggota Paskibra Kota Blitar 2025 usai prosesi pengukuhan di Balai Kota Koesoema Wicitra, Jumat (15/8/2025). (Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)


JATIMTIMES – Aula Balai Kota Koesoema Wicitra sore itu terasa khidmat. Tepat pukul 15.30 WIB, Jumat (15/8/2025), langkah tegap 78 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Blitar menggetarkan ruangan. Mereka, putra-putri terpilih dari berbagai sekolah, berdiri berbaris dalam balutan seragam putih lengkap, memancarkan kebanggaan dan rasa siap mengemban amanah.

Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibin secara resmi mengukuhkan para anggota Paskibra 2025. Dengan penuh ketegasan sekaligus kehangatan, ia menyematkan tanda pengukuhan di dada salah satu anggota, diiringi tatapan bangga dari keluarga, pelatih, dan para undangan yang hadir.

Baca Juga : 1.360 Kampung Pancasila Resmi Diluncurkan, Surabaya Perkuat Gotong-Royong Warga

“Momentum ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah ikrar. Amanah yang harus kalian jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Mas Ibin dalam amanatnya, menegaskan bahwa pengukuhan adalah tonggak awal perjalanan tanggung jawab, bukan sekadar prosesi.

Tugas mengibarkan dan menurunkan duplikat Sang Saka Merah Putih pada upacara HUT ke-80 RI nanti bukan pekerjaan ringan. Disiplin, kerja keras, ketahanan fisik, dan mental mereka telah ditempa melalui pelatihan intensif. Dari ribuan pelajar di Kota Blitar, hanya 78 yang lolos seleksi ketat.

Menurut Mas Ibin, pemilihan mereka adalah bentuk kepercayaan penuh masyarakat dan pemerintah. “Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Blitar. Bendera Merah Putih yang akan kalian kibarkan bukan hanya kain berwarna. Ia adalah lambang kedaulatan, kehormatan, dan perjuangan para pahlawan,” tuturnya.

Pengukuhan paskibraka

Dalam suasana yang sarat makna itu, wali kota mengajak para Paskibra memaknai setiap langkah, setiap hentakan kaki, dan setiap tarikan nafas saat bertugas sebagai persembahan untuk mengenang jasa para pahlawan.

Mas Ibin mengingatkan, perjuangan masa kini berbeda dengan perjuangan para pendahulu. Jika dahulu kemerdekaan diraih dengan bambu runcing dan senjata, kini perjuangan adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui ilmu pengetahuan, inovasi, persatuan, dan integritas.

“Pengukuhan ini adalah penyerahan tongkat estafet perjuangan. Kalian adalah wajah masa depan Kota Blitar, wajah masa depan Indonesia,” tegasnya.

Ia menekankan tiga pesan penting: menjaga amanah dengan melaksanakan tugas penuh hikmat dan disiplin; menjadikan nilai-nilai Paskibraka seperti nasionalisme, kerja sama, dan kepemimpinan sebagai gaya hidup; serta terus belajar dan berkarya untuk mengisi kemerdekaan dengan kemajuan dan kesejahteraan.

“Kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan yang diisi dengan kemajuan. Tingkatkan kapasitas diri, berinovasi, dan berkontribusi positif bagi Kota Blitar. Jadilah teladan dan agen perubahan di lingkungan masing-masing,” kata Mas Ibin.

Tak lupa, wali kota memberikan apresiasi tinggi kepada para pelatih dan pembina yang telah membimbing para anggota Paskibra. “Tanpa peran para pelatih yang hebat ini, kesuksesan para anggota Paskibra tidak akan tercapai,” ujarnya.

Para pelatih yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan OPD terkait memang menjadi tulang punggung pembentukan karakter Paskibra. Mereka bukan hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan disiplin, rasa tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.

Baca Juga : Freeport Dukung Atlet Disabilitas di Kejuaraan Paralimpiade 2025

Upacara pengukuhan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, ketua tim pembina Paskibra, serta keluarga besar anggota Paskibra. Barisan tamu undangan yang duduk rapi di kursi depan menjadi saksi momen bersejarah bagi para remaja ini.

Paskibraka

Di akhir acara, para anggota Paskibra menundukkan kepala hormat dan mencium tangan Wali Kota Blitar serta jajaran Forkopimda sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih. Setelah itu, mereka berfoto bersama, diiringi tepuk tangan yang menggema dan menambah suasana haru sekaligus bangga.

Bagi Kota Blitar, Paskibra bukan sekadar tim pengibar bendera. Mereka adalah simbol generasi penerus yang akan mengisi kemerdekaan dengan semangat baru. Keberhasilan mereka mengibarkan bendera nanti akan menjadi cermin keberhasilan pembinaan generasi muda.

Hanya dua hari lagi, 78 anggota Paskibra ini akan mengemban tugas puncak mereka di Alun-Alun Kota Blitar. Upacara peringatan HUT ke-80 RI dipastikan akan menjadi panggung pembuktian seluruh kerja keras yang telah mereka jalani selama berbulan-bulan.

Mas Ibin menegaskan, tugas ini harus dijalankan dengan fokus dan kesehatan yang terjaga. “Ikuti arahan pelatih, tetap tenang, dan jalankan dengan rasa bangga. Ini adalah persembahan kalian untuk Kota Blitar dan Indonesia,” pesannya.

Ketika acara berakhir, suasana hangat menyelimuti ruangan. Senyum bangga para pejabat dan pelatih yang hadir menjadi energi tambahan bagi para anggota Paskibraka untuk melangkah ke hari bersejarah itu.

Pengukuhan ini tidak hanya menandai kesiapan fisik mereka, tetapi juga mengukuhkan semangat kebangsaan yang akan mereka bawa sepanjang hidup. Seperti yang ditegaskan Wali Kota, mereka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, melainkan wajah masa depan Indonesia.

Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia. Merdeka!


Topik

Pemerintahan, Paskibra, Kota Blitar, Pemkot Blitar,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette