NasDem Kota Malang Siapkan Strategi 2029, Fokus Gaet Gen Z dan Milenial

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy

11 - Aug - 2025, 06:33

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi bersama anggota Muhammad Dwicky Salsabil Fauza.(Foto: Istimewa).


JATIMTIMES - Partai NasDem Kota Malang mulai melakukan persiapan menuju Pemilu 2029 dengan strategi khusus menyasar segmen generasi Z dan milenial. Hal tersebut sebagai tindak lanjut atas hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem pekan lalu. 

Dalam rakernas tersebut, didapati bahwa pada Pemilu 2029 mendatang, kalangan milenial dan gen Z bakal mendominasi pemilih. Bahkan jika dipersentase, dua kelompok tersebut memiliki kekuatan sebesar 64 persen dari total pemilih pada 2029 mendatang. 

Baca Juga : Pemkot Malang Hadirkan Dua Koleksi Naskah Kuno Sambut HUT Ke-80 RI

 

Ketua Fraksi NasDem Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi menilai, kemenangan di masa depan tak bisa lepas dari peran generasi muda. Karena itu, partai sudah menggarap basis dukungan dari kalangan tersebut sejak periode ini.

"Kita sudah mulai memunculkan pemimpin muda sejak sekarang. Bukan hanya muncul, tapi juga aktif menyuarakan isu-isu aktual yang relevan dengan generasi muda, sekaligus merespons sorotan publik,” ujar Dito.

Langkah konkret dilakukan dengan semakin membuka lebar ruang bagi gen Z dan milenial untuk bekontestasi dan melek politik. Tidak terkecuali dengan turut merangkul calon legislatif (caleg) lintas partai yang telah bertarung di Pileg 2024 lalu. 

Dari komunikasi yang sudah berjalan, ada sedikitnya delapan calon kader atau caleg NasDem 2029 dari lintas partai yang dinilai potensial. Bukan tanpa bekal. Meski belum berhasil duduk di kursi dewan, di antara caleg muda tersebut, ada yang berhasil memperoleh suara di atas 1.000.

Hal tersebut, lanjut Dito, diproyeksikan untuk dapat memperkuat barisan dalam pertarungan tahun 2029 mendatang. “Ini bentuk keseriusan kami. Figur-figur muda ini akan menjadi ujung tombak dalam membangun kedekatan dengan pemilih milenial dan gen Z,” tambahnya.

Menurut NasDem, untuk menggaet segmen pemilih muda, pendekatan tak bisa hanya lewat program dan pendekatan formalitas, tetapi juga harus melalui bahasa, gestur, dan gaya komunikasi yang dapat diterima oleh mereka. Fraksi NasDem Kota Malang sendiri mengklaim sudah memiliki representasi kuat. 

Baca Juga : Warga Bernafas Lega, Penyesuaian Tarif Sewa BMD Hunian di Kota Malang Bakal Bertahap

 

Dua dari tiga anggota fraksi saat ini adalah perwakilan milenial dan gen Z. Salah satunya mewakili generasi milenial dan satu lainnya mewakili gen Z. “Saya sendiri yang merupakan representasi milenial dan Dwicky yang merupakan anggota DPRD Kota Malang termuda (24 tahun). Hal tersebut ia yakini sebagai modal yang cukup kuat untuk menggaet hati milenial dan gen Z dengan pendekatan dan gaya komunikasi kami. Ibarat etalase, NasDem Kota Malang mencoba menyajikan etalase anak muda yang progresif, adaptif dan well educated,” ungkap Dito.

Dengan komposisi tersebut, ia pun optimistis NasDem bisa meraih 5 kursi DPRD Kota Malang pada Pemilu 2029 dengan target minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil). Strategi utamanya adalah mengolaborasikan tiga lapisan generasi, yakni baby boomer, milenial, dan gen Z.

“Bukan berarti kami ingin menggusur senior. Justru kolaborasi itu wajib. Suara milenial dan gen Z akan semakin dominan, dan kami harus bisa meramu kekuatan lintas generasi untuk meraih kemenangan,” tutur Dito.

NasDem berharap kolaborasi lintas generasi ini dapat menjadi modal politik yang solid, sekaligus bukti keberpihakan partai terhadap ruang partisipasi generasi muda di panggung politik Kota Malang.


Topik

Politik, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette