free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Pemkot Malang Hadirkan Dua Koleksi Naskah Kuno Sambut HUT Ke-80 RI

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

11 - Aug - 2025, 18:26

Loading Placeholder
Dua koleksi naskah kuno terpajang di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Manuskrip kuno atau dokumen tulisan tangan yang berusia minimal 50 tahun dan memiliki nilai penting bagi kebudayaan, sejarah, dan ilmu pengetahuan menambah koleksi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang. Hadirnya dua manuskrip kuno berharga ini untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dua koleksi naskah kuno itu yakni naskah Nahwu dan Usadha. Naskah kuno Nahwu berbahan kertas Eropa, beraksara Arab dan Pegon, berisi tentang ilmu tata bahasa Arab dengan terjemahan interlinier berbahasa Jawa.

Baca Juga : Pemprov dan DPRD Jatim Sepakati Nota KUA-PPAS Perubahan APBD 2025, Fokus Pemenuhan Belanja Wajib serta Penguatan Program Prioritas 

Sementara naskah kuno Usadha berbahan lontar, beraksara Bali dengan bahasa Jawa Kuno, berisi tentang pengobatan tradisional dengan komposisi identifikasi penyakit, sarana pengobatan, serta mantra-mantra yang digunakan.

Koleksi berharga itu kini sudah tertampang rapi, tertutup dan terjaga dalam sebuah etalase di Dispussipda Kota Malangz

Penambahan koleksi ini merupakan wujud komitmen Pemkota Malang dalam menjaga dan melestarikan sejarah serta kekayaan intelektual bangsa. 

Kepala Dispussipda Kota Malang Yayuk Hermiati membeberkan kedua manuskrip ini didapatkan melalui akuisisi naskah kuno dengan sumber dana yang berasal dari APBD l 2025. Ini merupakan wujud upaya pelestarian warisan budaya dan program pelestarian koleksi nasional dan naskah kuno.

Setelah melalui proses kurasi dan digitalisasi, manuskrip atau naskah kuno ini akan disimpan dalam kondisi terbaik untuk memastikan keberlanjutannya. “Selain itu, versi digital juga akan tersedia agar lebih mudah diakses oleh publik,” imbuhnya.

Baca Juga : Biaya Pembuatan Film Animasi Merah Putih: One for All Diduga Hanya Rp 1 Juta

Koleksi naskah kuno ini bisa menambah sarana edukasi dan pelestarian sejarah di Kota Malang sekaligus merayakan kemerdekaan dengan cara yang penuh makna.

“Harapannya pemanfaatan koleksi naskah kuno atau manuskrip bisa jadi sumber pembelajaran berharga bagi masyarakat, khususnya para peneliti dan generasi muda,” tutup Yayuk.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---