Mahasiswa KKN Unisba Blitar: Relawan Penyalur Bendera Merah Putih dalam Semangat Kemerdekaan
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
11 - Aug - 2025, 08:58
JATIMTIMES — Pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, suasana cerah di Jalan Merdeka Kota Blitar dipenuhi riuh rendah warga yang antusias mengikuti kegiatan rutin GEMAS (Gerakan Minggu Sehat) Car Free Day. Kegiatan yang menutup jalan utama dari kendaraan bermotor ini bukan hanya menjadi momen olahraga dan rekreasi, tetapi juga ajang membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Salah satu yang menarik perhatian adalah keterlibatan aktif mahasiswa KKN Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar Kelompok 2 Kelurahan Karangsari sebagai relawan penyalur Bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Lagu Hari Merdeka 17 Agustus: Sejarah, Pencipta, Makna, dan Lirik Lengkap
GEMAS Car Free Day kali ini bukan sekadar aktivitas rutin biasa. Acara yang digelar dengan dukungan pemerintah kota tersebut membawa pesan kuat tentang pentingnya gaya hidup sehat dan cinta tanah air. Dalam momentum menjelang peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pembagian bendera merah putih menjadi simbol patriotisme yang mengalir dari generasi muda ke masyarakat luas.
Diana Wahyuni, mahasiswi KKN dari Karangsari, menjadi salah satu perwakilan mahasiswa yang menerima Bendera Merah Putih secara langsung dalam acara ini. “Saya merasa bangga bisa terlibat langsung menyalurkan bendera ini. Ini bukan hanya soal bendera, tapi juga semangat dan cinta tanah air yang kami bagikan kepada masyarakat,” ujarnya penuh rasa bangga.

Peran aktif mahasiswa ini merupakan hasil komunikasi intensif dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Baesbangpol) Kota Blitar yang menyambut baik partisipasi mahasiswa sebagai relawan penyalur bendera. Henni Indar, dosen pendamping lapangan KKN Unisba, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara kampus dan pemerintah daerah dalam menyemarakkan hari kemerdekaan sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat.
“Kami melihat kegiatan ini sebagai sebuah ruang kolaborasi yang tidak hanya mendidik mahasiswa soal pengabdian masyarakat, tapi juga memperkuat ikatan kebangsaan melalui kegiatan yang sehat dan positif,” kata Henni.
Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Mas Ibin menjelaskan bahwa pembagian bendera merah putih ini merupakan bagian dari program nasional 10 juta bendera yang digagas pemerintah pusat untuk memperkuat semangat kemerdekaan di seluruh penjuru tanah air.
“Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dengan partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan. Selain pembagian bendera, rangkaian acara seperti senam massal, jalan sehat, dan pertunjukan seni menambah semarak Car Free Day kali ini,” ungkap Mas Ibin.
Lebih lanjut, Walikota menekankan bahwa melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kemerdekaan, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.
Baca Juga : Nglegok Cup 2025: 300 Pesilat Muda Unjuk Gigi, SMPN 1 Nglegok Raih Juara Umum
GEMAS Car Free Day yang digelar tanpa kehadiran kendaraan bermotor juga menjadi sarana promosi gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Masyarakat diajak berpartisipasi aktif dalam olahraga dan rekreasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rutin mingguan, tapi bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lain dalam membangun budaya hidup sehat dan cinta tanah air yang kuat,” kata Henni.

Keterlibatan mahasiswa Unisba sebagai relawan penyalur bendera merah putih dalam GEMAS Car Free Day ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kesehatan dan kebangsaan.
Dari tangan-tangan muda para mahasiswa itu, bendera merah putih tidak sekadar kain berwarna. Ia adalah simbol semangat, harapan, dan komitmen untuk terus menjaga dan memajukan negeri ini, selaras dengan cita-cita kemerdekaan yang terus hidup di hati setiap warga Blitar.
