Api Cepat Membesar, Tempat Produksi Kerupuk di Besuki Ludes Terbakar

09 - Aug - 2025, 12:04

Petugas damkar wilayah besuki raya saat melakukan pemadaman kebakaran tempat produksi kerupuk, Sabtu (09/08/2025) dini hari. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Kebakaran hebat melanda tempat produksi kerupuk milik Ahmad (54) di Kampung Bataan, Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Sabtu (09 Agustus 2025) dini hari. Api menghanguskan bangunan permanen berukuran 8x15 meter tersebut, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Api pertama kali diketahui oleh Tono, tetangga korban, yang saat itu terbangun karena mencium bau menyengat. “Saya keluar rumah dan lihat ada cahaya besar di bangunan tempat produksi kerupuk Pak Ahmad. Api cepat sekali membesar,” ujar Tono di lokasi kejadian.

Baca Juga : Baca Ayat Ini, InsyaAllah Doa Cepat Terkabul

Saat kebakaran terjadi, Ahmad bersama istri dan anaknya sedang tidur lelap. “Saya dibangunin Pak Tono. Kaget sekali pas lihat api sudah menjalar di bagian dapur produksi. Alhamdulillah kami selamat,” ungkap Ahmad dengan wajah masih terlihat shock.

Ahmad hanya berharap bisa kembali bangkit. “Kerupuk ini usaha saya sejak lama. Semoga ada jalan rezeki lagi dan usaha ini bisa berjalan seperti semula,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Mendengar teriakan kebakaran, warga sekitar berbondong-bondong membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Hingga beberapa menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Besuki dan Kota Situbondo tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan penyemprotan air ke titik api yang paling besar.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono menjelaskan jika api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.00 WIB. "Untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa, proses pembasahan tetap dilakukan selama kurang lebih 45 menit, hingga tidak ada bara yang tersisa,” kata Puriyono atau akrab disapa Ipong.

Hingga saat ini, lanjut Ipong penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Kemungkinan dari korsleting listrik, namun untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” imbuh Ipong.

Baca Juga : Studi Terbaru: Jalan Cepat Turunkan Risiko Kematian hingga 20 Persen

Selain itu, Ipong mengungkapkan jika tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun Kerugian material diperkirakan sekitar Rp20 juta. "Tidak ada korban jiwa, tapi bangunan dan peralatan produksi rusak berat,” jelas Ipong.

Sebagai langkah lanjutan, BPBD akan menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar untuk korban. “Kami juga akan melakukan Jitupasna (pengkajian kebutuhan pasca bencana) agar bantuan tepat sasaran,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa, situbondo, besuki, pabrik kerupuk, kebakaran,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette