free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Baznas  Banyuwangi Perkuat Kolaborasi dan Ajak Lembaga Amil Zakat Sejahterakan Umat

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Yunan Helmy

21 - Apr - 2026, 17:32

Loading Placeholder
Pelaksanaan rakor Baznas bersama lembaga pengelola LAZ di kantor Baznas Banyuwangi. (Istimewa)

JATIMTIMES -  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor)  bersama para pengelola lembaga amil zakat (LAZ) serta perwakilan organisasi masyarakat di Kantor Baznas Banyuwangi Selasa (21/4/2026). 

Rakor yang digelar merupakan salah satu upaya meningkatkan sinergitas dan tertib administrasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Baca Juga : Srikandi PLN dan YBM PLN UP3 Malang Apresiasi Ojol Perempuan lewat Semangat Women Support Women

Pertemuan yang digelar menjadi momentum penting untuk menyelaraskan data serta memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan umat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi sebagai pembina Baznas yang diwakili Hariyanto  menyampaikan salam silaturahmi kepada seluruh peserta rakor. 

Hariyanto mengungkapkan pentingnya semangat perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan zakat. "Semoga apa yang sudah berjalan baik saat ini, ke depan bisa menjadi semakin baik lagi. Harapannya, masyarakat yang membutuhkan (mustahik) dapat merasakan dampak positif dan semakin bahagia dengan adanya pengelolaan zakat yang lebih terorganisir," ujarnya.

Selain itu, dia  memberikan arahan khusus mengenai laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan mendorong agar setiap lembaga pengelola zakat secara proaktif melaporkan kinerjanya kepada Baznas sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

Ketua Baznas Banyuwangi Dwi Yanto mengungkapkan pentingnya ketaatan pada regulasi yang ada. Dwi Yanto mengingkatkan semua lembaga LAZ  dan lembaga pengelola zakat lain memiliki kewajiban untuk melaporkan pengelolaan zakat secara berkala kepada pemerintah daerah dan Baznas provinsi. 

"Potensi zakat di Kabupaten Banyuwangi sangat besar, yakni mencapai angka 120 miliar rupiah. Oleh karena itu, saya berharap seluruh perolehan zakat dari LAZ dapat dicatatkan kepada kami. Perlu diingat bahwa laporan ini bersifat autobalanced atau administratif semata. Tujuannya adalah agar data kita terintegrasi," ungkap Dwi Yanto.

Baca Juga : DPRD Banyuwangi Bakal Undang Pertamina soal Sistem Distribusi Elpiji Subsidi

Dalam kesempatan tersebut, mantan asisten perekonomian dan pembangunan Pemkab Banyuwangi  itu juga meminta agar LAZ berkomitmen menyampaikan laporan tersebut secara rutin setiap enam bulan sekali.  Langkah ini diharapkan mampu memetakan potensi zakat secara lebih akurat dan mengoptimalkan pendistribusian zakat agar tepat sasaran di seluruh wilayah Banyuwangi.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, salah seorang pengurus LDII Kabupaten Banyuwangi Rudi Hidayat. Rudi menyatakan pihaknya mendukung penuh terhadap langkah Baznas untuk mengintegrasikan tata kelola ZIS di Banyuwangi.

"LDII Banyuwangi menyambut baik upaya Baznas dalam menyinergikan pengelolaan zakat. Transparansi dan pelaporan yang baik adalah kunci kepercayaan masyarakat. Kami berkomitmen untuk mendukung kebijakan administratif ini demi kemaslahatan umat yang lebih luas," ungkap Rudi.

Pertemuan yang dilaksanakan kali ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif, sehingga ekosistem pengelolaan zakat di Banyuwangi dapat berjalan semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---