Kemenko PM Sukseskan Program Pemeriksaan Gratis di Lingkungan Pesantren Kabupaten Malang
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Nurlayla Ratri
08 - Aug - 2025, 01:23
JATIMTIMES - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus digencarkan di berbagai daerah. Kali ini, giliran Kabupaten Malang menjadi tuan rumah kegiatan yang dikemas bersamaan dengan Global Talent Day, menghadirkan ratusan santri, guru, orang tua, hingga warga sekitar untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.
Acara yang digelar di Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah ini dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Leontinus Alpha Edison dan Wakil Bupati Malang Latifah Shohib.
Baca Juga : Mbak Wali Dorong Gaya Hidup Sehat Santri melalui Aksi Bergizi di Ponpes Al Amien Ngasinan Kediri
“CKG ini merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto yang kemudian dimandatkan kepada Kemenko PM untuk disukseskan. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya santri, guru, dan warga sekitar, mendapat pemeriksaan kesehatan secara gratis,” ujar Leontinus, Jum'at (8/8/2025).
Leontinus menegaskan bahwa program CKG akan diperluas ke berbagai daerah dan tidak hanya menyasar pesantren, tetapi juga pusat-pusat keramaian umum. Strateginya adalah kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan.
“Kalau mau cepat dan skala besar, kuncinya kolaborasi. Pesantren jadi titik awal yang strategis karena peran pentingnya dalam pendidikan. Dari sini, kami akan bergerak lebih masif,” tegas Leontinus.
Selain pemeriksaan kesehatan, Kemenko PM juga memberikan edukasi literasi keuangan dan informasi peluang kerja di luar negeri. Khususnya Jepang, yang saat ini membutuhkan tenaga perawat, tukang las, sopir truk, dan pekerja pertanian hortikultura.
Kabupaten Malang dinilai strategis karena memiliki banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarga mereka yang membutuhkan informasi dan pembekalan keterampilan.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini di daerahnya. Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh dari pemerintah pusat hingga daerah, program Cek Kesehatan Gratis Presiden Prabowo Subianto diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat SDM Indonesia untuk bersaing di tingkat global.
Baca Juga : Petani di Trenggalek “Kembali Ke Sekolah”? Ada Terobosan Apa yang Dibawa Sekolah Tandur Ke Desa Parakan?
“Ini kesempatan luar biasa bagi Kabupaten Malang untuk mendapat akses informasi ketenagakerjaan luar negeri sekaligus layanan kesehatan gratis. Harapan saya, program ini tidak berhenti di sini, tetapi berlanjut dengan kegiatan-kegiatan lain,” tutur Lathifah.
Menurut data panitia, lebih dari 500 peserta terdiri dari santri putra-putri, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar antusias mengikuti layanan ini. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan umum. Banyak santri memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan keluhan umum seperti gangguan lambung dan sakit kepala.
“Kami senang karena semua santri diwajibkan ikut cek kesehatan. Biasanya yang sering muncul itu keluhan lambung dan pusing. Program ini membantu kami mendeteksi dini dan langsung menangani,” ungkap Anisah Mahfudz, mewakili pengasuh Ponpes Al-Ishlahiyah.
