14 Seniman Berbagai Negara Meriahkan Festival Bantengan Nuswantara Ke-17

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

03 - Aug - 2025, 03:48

Suasana Trance Festival Bantengan Nuswantara Ke-17 di depan rumah dinas wali kota Batu, Minggu (3/8/2025). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Trance Festival Bantengan Nuswantara Ke-17 terbukti masih menjadi daya pikat tersendiri bagi seniman mancanegara. Ada 14 seniman luar negeri  yang ikut dalam kegiatan di Kota Batu, Minggu (3/8/2025), itu.

Para seniman mancanegara itu berasal dari Chile, Kolumbia, Jepang, Australia, Belanda, Malaysia, Hongkong, India. Mereka datang karena memang keinginan sendiri.

Baca Juga : Seragam Gratis Belum Tuntas, Kepala Disdikbud Kota Malang Imbau Orang Tua Tak Panik

Para seniman mancanegara tampak membaur dengan para   peserta lainnya. Mereka memainkan kepala bantengan mulai dari Stadion Brantas menuju Jalan Agus Salim, Alun-Alun Kota Batu, Jalan Panglima Sudirman dan finis di depan rumah dinas wali kota Batu.

Sesampainya di tempat finis, baru lah atraksi sesungguhnya disuguhkan. Bantengan pun duduk berkumpul dekat dupa yang disiapkan, dengan lantunan doa-doa yang dipanjatkan. Sesudah doa itu selesai, mereka disiram menggunakan air yang dicampurkan dengan bunga-bunga.

Tak kalah dengan peserta lokal, antusiasme seniman mancanegara  terhadap kesenian rakyat ini  luar biasa. Melihat hampir setiap tahun digelar, Bantengan Nuswantara tetap menjadi daya tarik untuk ditonton.

Terlebih ini merupakan tahun ke-17 event budaya Bantengan Nuswantara dihelat. Namun masih menjadi daya tarik tersendiri.

Ketua Bantengan Nuswantara Agus Riyanto mengatakan Bantengan Nuswantara Ke-17 ini digelar untuk melestarikan budaya Nusantara. Total ada ribuan seniman bantengan dari 135 kontingen yang berpartisipasi.

“Para seniman ini berasal dari komunitas bantengan se-Jawa Timur. Mulai dari wilayah Ponorogo, Jombang, Blitar, Kediri, Malang Raya dan berbagai daerah lain,” ungkap Agus Tubrun, sapaan akrabnya.

Seniman mancanegara  hadir karena sudah menjadi anggota Bantengan Nuswantara sejak tahun 2009. Sehingga mereka selalu hadir ketika ada event bantengan di salah satu negara itu. “Begitu juga kami terus intens berkomunikasi dan bersilaturahmi sampai ke mancanegara,” ujar Agus Tubrun.

Baca Juga : Dikenal Humanis, Kapolres Batu Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif dari IJTI Malang Raya

Wali Kota Batu Nurochman pun mewadahi  potensi budaya yang ada di Kota Batu itu. Dengan cara ini, upaya untuk melestarikan budaya sekaligus mendatangkan wisatawan dsri berbagai daerah.

“Pemkot Batu memberikan ruang bagi seniman bantengan karena ini bagian dari potensi lokal yang harus mendapatkan porsi dari pemerintah, memberi ruang ekspresi khususnya bagi seniman bantengan di Kota Batu,” ucap Nurochman.

Menurut dia,  event tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian di Kota Batu. “Dengan wisatawan datang ke Kota Batu, efek ekonomi luar biasa,” ucap Nurochman.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto menambahkan, selain punya destinasi tempat wisata unggulan, Kota Batu punya destinasi budaya bantengan yang menjadi event tahunan. Ini yang diharapkan agar menjadi event yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan dari berbagai daerah.

“Dengan masuknya pada kalender event tahunan ini, harapannya sudah jadi jadwal yang ditunggu-tinggu wisatawan. Harapannya bisa mendatangkan lebih banyak lagi daya tarik wisman,” kata Onny.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, Bantengan Nuswantara Ke-17, Kota Batu, bantengan, seniman mancanegara,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette