free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Seragam Gratis Belum Tuntas, Kepala Disdikbud Kota Malang Imbau Orang Tua Tak Panik

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

03 - Aug - 2025, 15:43

Loading Placeholder
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM (Anggara Sudiongko/MalangTimes)

JATIMTIMES - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengimbau para orang tua siswa agar tidak terburu-buru membeli seragam baru untuk anak-anak mereka yang baru masuk jenjang pendidikan SD maupun SMP. Menurut dia,  pengadaan seragam gratis dari pemerintah kota masih terus berjalan dan ditargetkan rampung paling lambat September 2025.

“Kalau target awal memang akhir Juli. Tapi melihat progresnya, saat ini baru sekitar 10 persen. Ya mudah-mudahan pertengahan Agustus sudah lebih siap,” ujar Suwarjana saat dikonfirmasi, Sabtu (3/8/2025).

Baca Juga : Festival Bantengan Nuswantara Ke-17 di Kota Batu, 114 Personel Dikerahkan Antisipasi Kemacetan

Ia menjelaskan bahwa kendala utama terletak pada proses produksi yang memakan waktu lebih lama dari perkiraan. Beberapa perlengkapan  sempat menjadi prioritas di beberapa sekolah sehingga pengadaan seragam mengalami sedikit penundaan. Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin seragam dibagikan dalam kondisi tidak lengkap.

“Saya nggak mau setengah-setengah. Kalau disampaikan ke siswa, harus dalam keadaan lengkap. Kalau tidak lengkap, nanti nambah lagi dan nambah lagi. Itu bisa membingungkan sekolah maupun orang tua,” jelasnya.

Suwarjana juga menegaskan bahwa para siswa tetap diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar meski belum mengenakan seragam sekolah yang sesuai jenjang pendidikan mereka. Ia menekankan pentingnya prinsip “bebas rapi” sebagai solusi sementara selama seragam belum dibagikan.

“Orang tua tidak perlu panik atau merasa terdesak. Anak-anak bisa tetap sekolah dengan pakaian yang ada. Kalau siswa SMP belum punya seragam biru putih, ya bisa pakai seragam SD dulu. Begitu juga siswa SD, bisa pakai yang dari TK. Yang penting bebas rapi dan sopan,” tegasnya.

Kebijakan ini juga menjadi bentuk kepedulian Dinas Pendidikan terhadap kondisi ekonomi orang tua siswa sekaligus komitmen pemerintah kota dalam memberikan bantuan pendidikan secara menyeluruh dan merata.

“Jangan sampai karena urusan seragam, anak jadi tidak berangkat sekolah atau orang tua merasa terbebani. Kita fasilitasi semaksimal mungkin,” pungkas Suwarjana.

Baca Juga : Granit Netral Deurogress dan Sandimas Hadir di Graha Bangunan, Cocok untuk Hunian Modern Tipe 36 hingga 90

Diketahui, program seragam gratis dari Pemkot Malang menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pemerataan pendidikan. Pengadaan seragam meliputi setelan seragam utama (merah-putih untuk SD, biru-putih untuk SMP), serta atribut lainnya seperti seragam pramuka.

Suwarjana menegaskan, meskipun target awal sempat mundur, seluruh proses pengadaan tetap berjalan sesuai prosedur dan komitmen pemerintah untuk tidak setengah jalan.

“Ini program khusus. Ada yang pengadaannya langsung dari pihak ketiga, ada juga yang melibatkan orang tua. Tapi kami pastikan, semuanya dikoordinasikan agar siswa menerima yang terbaik,” tutupnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---