Imunisasi Jadi Benteng Anak Hadapi Cuaca Tak Bersahabat, Dokter RSI Unisma Imbau Orangtua Pro Aktif
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Nurlayla Ratri
30 - Jul - 2025, 03:05
JATIMTIMES - Suhu dingin yang menyelimuti sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kota Malang, belakangan ini bukan hanya mengubah suasana pagi, tetapi juga berpotensi risiko kesehatan yang lebih tinggi, khususnya bagi anak-anak. Di tengah perubahan cuaca ekstrem ini, penting bagi orang tua untuk memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal, salah satunya melalui imunisasi.
Hal tersebut disampaikan oleh dr. Millah Shofiah, M.Biomed., dokter umum di Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma Malang, dalam perbincangan dalam sebuah podcast. Ia mengungkapkan bahwa memang cuaca saat ini memang masih terasa, tentunya ini berpotensi memicu penurunan daya tahan tubuh jika tidak diantisipasi.

“Kalau soal imunitas anak-anak, sebenarnya bukan tidak sempurna. Allah menciptakan semuanya sempurna, tapi sesuai dengan tahap usianya. Sistem imun anak-anak lebih mengandalkan imunitas bawaan (innate), sementara orang dewasa sudah memiliki imunitas adaptif yang lebih matang karena sudah banyak mengenal virus,” jelas dr. Millah.
Baca Juga : Seriusi Perlindungan Anak, Wali Kota Malang Bakal Bentuk Dinas Baru

Menurut dr. Milah, perbedaan sistem imun antara anak dan orang dewasa menjadikan imunisasi sebagai langkah preventif yang sangat penting. Imunisasi seperti polio dan influenza terbukti efektif dalam membangun perlindungan tubuh anak dari berbagai ancaman penyakit yang lebih mudah berkembang di musim dingin.
"Sel T anak-anak itu sangat aktif. Makanya ketika mereka diberikan imunisasi, respons tubuhnya akan sangat baik. Ini cara kita memperkuat pertahanan mereka sejak dini,” ungkapnya.
Selain imunisasi, ia juga mendorong agar orang tua tidak ragu untuk memanfaatkan layanan kesehatan terdekat seperti puskesmas, posyandu, dan klinik, yang menurutnya sudah cukup memadai untuk penanganan awal. Namun, dr. Millah tetap menekankan pentingnya membawa anak langsung ke dokter apabila muncul gejala sakit.
“Kalau bisa, anak dibawa ke dokter ya. Bukan berarti tenaga kesehatan lain tidak mampu, tapi anak itu sangat rentan, termasuk dalam hal dosis obat. Jadi penanganan medis oleh dokter sangat disarankan,” ujarnya.
Dengan kondisi cuaca ekstrem ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk bersikap lebih aktif dalam menjaga kesehatan buah hati mereka.
“Mari jadi orang tua yang proaktif, bukan reaktif. Jangan tunggu anak sakit baru bertindak. Justru konsultasi lebih awal sangat penting agar kita tahu bagaimana menjaga anak tetap prima,” kata dr. Millah memberi pesan.
Ia menambahkan, orang tua sebenarnya adalah sosok yang paling mengenal kondisi anak-anak mereka. Karena itu, keterlibatan aktif orang tua dalam upaya menjaga kesehatan keluarga harus menjadi prioritas utama.
Baca Juga : Mantan Presiden BEM UNAIR Pimpin GMNI, Risyad : Trisakti Bung Karno jangan Berhenti
“Tidak perlu menunggu gejala berat. Kadang hal sederhana seperti kelelahan atau kurang tidur sudah cukup menurunkan daya tahan tubuh anak. Kita harus lebih peka dan tanggap,” pesannya.
Menutup penyampaiannya, dr. Millah menyampaikan harapannya agar para orang tua bisa semakin peduli dan waspada dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. Imunisasi dan perhatian dini terhadap kesehatan anak bukan hanya langkah pencegahan, tapi juga bentuk cinta dan tanggung jawab orang tua terhadap masa depan anak-anak.
“Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi tambahan wawasan kita semua, khususnya para orangtua. Mari jaga anak-anak kita agar tetap sehat dan kuat menghadapi cuaca ekstrem ini,” tutupnya.
Informasi lebih lanjut, para pasien atau masyarakat yang ingin mengakses pelayanan kesehatan, bisa menghubungi nomor center RSI Unisma melalui SMS atau WhatsApp di nomor 0811-3033-139. Lewat nomor tersebut, para pasien bisa mengakses pendaftaran online dan informasi umum, informasi pelayanan dan update jadwal praktik dokter.
Selain itu, para pasien bisa mengakses akun media sosial RSI Unisma, di @rsiunisma untuk Instagram, @Rsi Unisma untuk Facebook, atau mengakses laman resmi www.rsiunisma.com .
