Perlindungan Menyertai Pengabdian: Unira Gandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk Mahasiswa KKN
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Nurlayla Ratri
30 - Jul - 2025, 10:41
JATIMTIMES - Langkah Universitas Madura (Unira) dalam memperluas cakupan perlindungan sosial bagi mahasiswa kembali menuai apresiasi. Tahun ini, sebanyak 802 mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) didaftarkan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Mereka kini terlindungi oleh dua skema utama: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, Anita Ardhiana, menyebut inisiatif tersebut sebagai wujud komitmen pendidikan tinggi yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga keselamatan dan kesejahteraan mahasiswanya. Menurutnya, biaya iuran yang hanya sebesar Rp16.800 per peserta per bulan sudah mencakup perlindungan komprehensif selama pelaksanaan KKN.
Baca Juga : Dua Ojol Tewas Mengenaskan, Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim Serukan Keadilan
"Mahasiswa KKN memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, sebagian besar mereka tidak menetap di lokasi, tetapi pulang-pergi setiap hari. Risiko kecelakaan di perjalanan cukup besar, dan ini semua ditanggung melalui program BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Anita, Senin (28/7/2025).
Unira bukan pendatang baru dalam hal perlindungan sosial ketenagakerjaan. Tahun ini merupakan kali kedua kampus tersebut mendaftarkan seluruh peserta KKN dalam skema BPJS Ketenagakerjaan secara menyeluruh. Bahkan, hingga kini, Unira tercatat sebagai satu-satunya perguruan tinggi di wilayah Madura yang menerapkan langkah preventif tersebut secara sistemik dan konsisten.
Pendekatan itu dinilai bisa menjadi role model bagi kampus lain yang hendak meningkatkan standar perlindungan sosial mahasiswa. Selain mematuhi prinsip kehati-hatian, langkah ini juga menunjukkan kepedulian konkret terhadap keselamatan generasi muda yang sedang menjalankan misi pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Universitas Madura, Dr. Gazali, menegaskan bahwa kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan bukanlah sekadar administrasi semata, melainkan bagian dari tanggung jawab institusional kampus dalam menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswa selama kegiatan KKN berlangsung.
"Kami ingin mahasiswa kami bisa fokus menjalankan perannya di tengah masyarakat tanpa dihantui kekhawatiran soal risiko di lapangan. Perlindungan sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kampus dalam menciptakan ruang pengabdian yang aman dan sehat," kata Gazali.
Menurutnya, kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan akan terus diperkuat ke depan, termasuk menjajaki bentuk-bentuk perlindungan lainnya yang sesuai dengan karakter kegiatan kampus. Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadikan KKN sebagai wahana belajar yang otentik, langsung dari masyarakat, serta menjadi momen penguatan empati dan kontribusi nyata.
Baca Juga : Jalankan Matrikulasi hingga September, Guru SR di Kota Malang Dipastikan Tak Ada yang Mundur
"Mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga sedang belajar menjadi warga negara yang peka terhadap problematika sosial. Karena itu, keselamatan mereka harus menjadi prioritas bersama," tambahnya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madura, Indriyatno, juga menyampaikan dukungannya atas kolaborasi ini. Menurutnya, upaya Unira membuktikan bahwa perlindungan jaminan sosial tidak harus menunggu seseorang masuk ke dunia kerja formal. Ia berharap, pendekatan preventif semacam ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan lainnya.
"Unira menunjukkan keberanian mengambil langkah preventif. Ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi edukasi dini tentang pentingnya jaminan sosial di dunia kerja. Kami sangat mendukung dan siap memperluas kolaborasi seperti ini," ujar Indriyatno.
Dengan langkah ini, pengabdian mahasiswa Unira di berbagai desa di Madura tak lagi berjalan sendiri. Mereka kini ditemani perlindungan yang konkret dan harapan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya soal belajar, tetapi juga tentang bagaimana negara hadir melindungi setiap warganya, bahkan sejak bangku kuliah.
