Rebutan Motor Diduga Jadi Motif Suami Bunuh Istri di Lawang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
24 - Jul - 2025, 07:46
JATIMTIMES - Dugaan motif kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami yang tega membunuh istrinya di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang mulai terkuak. Dari perkembangan penyelidikan polisi, sebelum menghabisi nyawa korban, pasangan suami istri (Pasutri) tersebut sempat rebutan sepeda motor.
"Awal mulanya, pada malamnya itu (sebelum kejadian) ada suara cekcok antara pasutri ini," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur.
Baca Juga : Beras Diduga Oplosan Ditemukan di Ritel Modern Kota Batu, Tim Gabungan Minta Penjualan Dihentikan
Dugaan terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga pasutri tersebut, terkuak setelah polisi menghimpun keterangan terhadap sejumlah saksi untuk melengkapi pemeriksaan dalam proses penyelidikan. Para saksi tersebut antara lain meliputi anak dari pasutri dan orang tua si istri, hingga tetangga.
"Masih kami dalami terkait kronologis detailnya, lebih lengkapnya nanti akan kami sampaikan lebih lanjut. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Nur.
Sebagaimana diberitakan, korban diduga pembunuhan tersebut berinisial IA (39). Sedangkan suaminya yang diduga sebagai pelaku pembunuh tersebut berinisial AW (41). Usai diduga membunuh istrinya, pelaku ditemukan tewas gantung diri di salah satu kamar rumahnya.
Pasutri tersebut ditemukan pertama kali dalam kondisi mengenaskan oleh ayah korban. Yakni berinisial KS (77) yang tinggal satu rumah bersama pasutri tersebut.
Semasa hidupnya, suami yang diduga tega membunuh istrinya tersebut diketahui bekerja sebagai pekerja proyek. Sehingga jarang di rumah dan dikenal tertutup serta jarang bersosialisasi dengan para tetangga.
Sementara istrinya, kesehariannya bekerja berjualan jajanan ke sekolah-sekolah sembari menjadi ibu rumah tangga. Pasutri tersebut memiliki dua orang anak. Sebelum ditemukan dalam kondisi kritis yang kemudian tewas, sang istri sempat mengantarkan kedua anaknya untuk pergi ke sekolah.
Hasil penyelidikan awal menyebutkan, sang istri diduga tewas dibunuh suaminya dengan kondisi mengalami lima luka tusuk. Luka tusukan tersebut ditemukan di bagian tubuh dan kaki korban yang membuat nyawanya tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga : Mengapa Flatshoes Yongki Komaladi Jadi Andalan Wanita Indonesia
Sementara itu, disampaikan Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, dugaan sementara peristiwa tragis yang dialami IA tersebut dipicu oleh pertengkaran dalam rumah tangga. "Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pertengkaran terjadi sejak malam sebelum kejadian," ujar Bambang.
Sebelum terlibat pertengkaran pada Senin (21/7/2025), AW disebut sempat meminta izin untuk meminjam sepeda motor kepada istrinya. Namun tidak diberikan oleh sang istri.
"Keesokan harinya, korban sempat berpamitan hendak berjualan di sekolah, namun kemudian kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil tas. Setelahnya korban ditemukan oleh orang tuanya dalam kondisi bersimbah darah," pungkas Bambang.
Hingga Kamis (24/7/2025), peristiwa dugaan KDRT tersebut masih dalam penanganan Polsek Lawang dan Satreskrim Polres Malang. Sejumlah saksi juga turut diperiksa polisi guna mengungkap runtutan perkara di balik peristiwa seorang suami yang diduga tega membunuh istrinya kemudian gantung diri tersebut.
