Sistem Tes CPNS Bakal Berubah? Begini Skema BKN
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
23 - Jul - 2025, 07:51
JATIMTIMES - Rencana perubahan sistem seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali jadi sorotan. Badan Kepegawaian Negara (BKN) disebut sedang menyiapkan skema baru yang memungkinkan pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dilakukan secara fleksibel. Wacana ini pun memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.
Hal ini diungkap oleh content creator TikTok @ayu_pasha94 yang kerap membahas seputar ASN. Dalam videonya, ia menjelaskan bahwa BKN berencana mengubah sistem tes CPNS agar tidak lagi digelar serentak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga : Ideologi di Ujung Meriam: Kiai Mojo dan Jalan Buntu Serangan Solo
“Dunia per-CPNS-an sekarang tuh lagi heboh banget denger rencana dari BKN tuh yang bakal mengubah sistem seleksi CPNS. Gimana kira-kira sistem seleksinya?” buka Ayu dalam kontennya.
Ayu menyampaikan bahwa dalam sistem baru ini, peserta dapat memilih waktu pelaksanaan tes SKD secara lebih fleksibel. Peserta bisa datang ke lokasi tes BKN kapan saja tanpa harus menunggu jadwal serentak nasional. Nantinya, hasil nilai akan langsung keluar dan peserta akan mendapatkan sertifikat hasil tes.
“Kalian boleh kapan aja tes SKD itu, nanti datang ke lokasi BKN dan kalian tes, terus nanti nilai hasilnya keluar. Ada sertifikat, dan sertifikat itu akan berlaku selama dua tahun,” jelasnya.
Yang menarik, sistem ini juga memungkinkan peserta yang gagal memenuhi nilai ambang batas (passing grade) untuk mengulang tes selama masa berlaku sertifikat tersebut.
“Enaknya kalau kalian tuh nilainya nanti di bawah ambang batas atau passing grade, kalian boleh mengulang itu lagi teman-teman. Jadi kalian tuh punya kesempatan untuk mengulang sampai nilainya tuh bener-bener bagus,” lanjutnya.
Namun, di balik fleksibilitas yang ditawarkan, masyarakat justru menyoroti potensi celah kecurangan. Banyak yang khawatir sistem ini bisa membuka peluang praktik perjokian, penyalahgunaan wewenang (ordal), hingga berkurangnya transparansi hasil tes.
“Banyak banget tuh masyarakat yang bilang, ‘Aduh ini rawan joki, ini rawan ordal. Ini takutnya nanti nggak transparan dan sebagainya’,” ungkap Ayu.
Oleh karena itu, masyarakat meminta agar jika sistem fleksibel ini benar-benar diterapkan, tetap ada mekanisme pengawasan yang ketat. Salah satunya lewat live streaming di YouTube seperti sistem seleksi sebelumnya.
“Masyarakat tuh berharap tetep boleh sih pakai sistem yang ini, dengan cara tesnya sefleksibel. Tapi tolong banget tetep ada live streaming di YouTube, nilainya transparan dan sebagainya,” lanjutnya.
Baca Juga : Wabup Lathifah Temui Menteri Ekraf, Tentukan Arah Pengembangan Ekraf Kabupaten Malang
Meski banyak yang sudah mulai membicarakan sistem baru ini, Ayu menegaskan bahwa saat ini rencana tersebut masih dalam tahap desain dan belum dipastikan kapan akan diberlakukan. Belum ada kepastian apakah skema ini akan diterapkan tahun depan atau beberapa tahun lagi.
“Tapi ini masih rencana ya teman-teman, yang lagi didesain, jadi belum pasti bakal dilaksanakan di tahun berapa. Tapi yang jelas perencanaan itu sudah dipikirkan dan dirancang lah gitu sama BKN,” katanya.
Selain isu transparansi, ada juga yang menyoroti perbedaan atmosfer antara tes serentak dan tes fleksibel. Tes CPNS yang dilakukan serentak selama ini dianggap memberi semangat tersendiri karena peserta bisa merasakan perjuangan bersama.
“Kalau misalkan tes serentak itu tuh vibes-nya itu kan lebih semangat. Terus kayak kita ngewar bareng-bareng SKD, terus kita rame-rame ke lokasi BKN. Itu beda banget semangatnya,” ujar Ayu.
Sebaliknya, sistem fleksibel justru bisa membuat peserta merasa berjuang sendirian dan kurang termotivasi. “Kalau misalkan kita cuman tes sendirian ke lokasi tes, terus juga kayak memupuk semangat sendirian. Jadi itu beda banget,” lanjutnya.
Meski demikian hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari BKN terkait rencana penerapan sistem ini. Informasi resmi seputar pembukaan CPNS dan PPPK bisa dicek langsung ke akun resmi BKN dan Kementrian PANRB. Semoga informasi ini membantu.
