Serahkan Rancangan Perubahan APBD 2025, Bupati Tulungagung: Fokuskan Anggaran Strategis untuk Kesejahteraan Rakyat

22 - Jul - 2025, 08:39

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo menyerahkan rancangan perubahan APBD 2025 dalam rapat paripurna di Graha Wicaksana Gedung DPRD Tulungagung. (dok. Laman resmi Forkopimda Tulungagung)


JATIMTIMES - Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo menghadiri Rapat Paripurna yang membahas Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. 

Berdasarkan keterangan Bupati Gatut Sunu dari laman Forkopimda Tulungagung pada Selasa, 22 Juli 2025 pihaknya menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan masa yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan sosial, terutama di tengah tantangan global yang terus berubah dan tidak pasti. Oleh karena itu, perubahan APBD tahun ini merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan kondisi dan kebutuhan riil daerah.

Baca Juga : Tak Hanya Masyarakat Umum, Polisi di Malang Turut Jadi Sasaran Pemeriksaan Operasi Patuh Semeru

Ia menjelaskan bahwa perubahan ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain asumsi kebijakan umum anggaran (KUA) yang tidak sesuai dengan realisasi, serta pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) dari tahun sebelumnya.

“Perubahan ini perlu dilakukan untuk merespons dinamika yang tidak bisa kita prediksi sebelumnya. APBD harus fleksibel namun tetap fokus pada tujuan utama, yakni kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Gatut Sunu.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap rupiah yang dikelola pemerintah daerah dalam APBD harus benar-benar diarahkan untuk membawa manfaat nyata bagi rakyat. Maka dari itu, perubahan anggaran tahun ini, belanja daerah difokuskan pada sejumlah bidang yang dianggap strategis dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Beberapa prioritas utama yang menjadi perhatian dalam perubahan APBD 2025, antara lain: pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat, penyediaan infrastruktur, pembangunan sosial kemasyarakatan, serta pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Tak hanya itu, peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik juga menjadi perhatian, termasuk dalam hal menjaga lingkungan hidup, memperkuat ketahanan bencana, dan melestarikan kebudayaan lokal.

“Fokus utama kita tetap pada kesejahteraan masyarakat. Maka anggaran harus diarahkan ke sektor-sektor yang berdampak langsung, seperti pembangunan sosial, ekonomi kerakyatan, dan pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.

Bupati Gatut Sunu secara resmi menyerahkan dokumen Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada Ketua DPRD Tulungagung. Ia berharap agar proses pembahasan bersama DPRD nantinya bisa berjalan dengan baik, produktif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : Dukung Program Koperasi Merah Putih, Sri Untari: Inilah Jalan Ekonomi Kerakyatan

“Saya berharap pembahasan rancangan perubahan ini bisa dilakukan secara cermat dan produktif. Kolaborasi eksekutif dan legislatif sangat penting demi kemajuan dan keberlanjutan pembangunan di Tulungagung,” kata Bupati.

Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Tulungagung, para Wakil Ketua, serta seluruh anggota dewan. Hadir pula Sekretaris Daerah, para staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya yang memenuhi ruang sidang Graha Wicaksana yang digelar pada Senin (21/7).

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menunjukkan keseriusannya dalam merancang anggaran yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan kondisi terkini. Perubahan APBD 2025 bukan sekadar penyesuaian teknis, tetapi menjadi instrumen penting dalam menjalankan agenda pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada rakyat.

Adanya sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif, diharapkan perubahan APBD ini akan memberi dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Tulungagung.


Topik

Pemerintahan, Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, APBD perubahan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette