Terbongkar Setelah 3 Tahun! Pelajar SMA di Batu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual oleh Oknum PNS

20 - Jul - 2025, 07:40

Ilustrasi pelaku kekerasan seksual tak berdaya.(Foto: CreativeCommons.org)


JATIMTIMES - Seorang pelajar putri di Kota Batu, SA (16), mengalami dugaan kekerasan seksual sejak semasa sekolah menengah pertama (SMP). Terduga pelakunya seorang pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu sekolah, SP (53), yang diketahui masih berkerabat dengan ayah korban.

Terungkap, perbuatan terduga pelaku sudah dilakukan berkali-kali. Lama memendam karena takut dan dipaksa bungkam, kasus tersebut akhirnya belum lama ini dilaporkan ke pihak berwajib.

Baca Juga : Viral Mahasiswi Kehilangan Laptop di Bus Rosalia Indah Solo-Malang, Polisi Panggil 3 Saksi

Menurut informasi yang dihimpun, terduga pelaku masih memiliki hubungan kerabat ayah korban. Ia bekerja sebagai penjaga dan tukang kebun salah satu sekolah di Kecamatan Batu. Sedangkan korban saat ini sedang menempuh pendidikan SMA. Ibu korban diketahui sudah meninggal dunia tahun 2022 lalu, sebelum sempat mengungkapkan kasus yang dicurigai menimpa anaknya.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto melalui Plh. Kasi Humas Aiptu Dony membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya mengaku telah mengamankan terduga pelaku dan menetapkan sebagai tersangka.

"Kasus ini sudah masuk dalam tahap penyidikan. Kami sudah lakukan visum obgyn dan memeriksa saksi," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (20/7/2025) malam.

Sedikitnya empat saksi telah diperiksa atas kejadian tersebut. Sementara saat ini, polisi mengaku masih melakukan pendalaman alat bukti dan pendekatan khusus bagi korban. Mengingat korban masih di bawah umur dan pelajar aktif. Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu dilaporkan 12 Juli 2025. 

Menurut pengakuan terduga pelaku, perbuatan pencabulan teranyar dilakukan 30 Mei 2025 di dalam rumah di Kecamatan Batu. Terduga pelaku melakukan pencabulan dengan menyentuh beberapa bagian tubuh korban yang serta mencium korban. 

Ia menjelaskan, kasus tersebut pertama kali diketahui seorang pengasuh korban berinisial SA dan korban menceritakan ke kakak kandungnya.

"SA (korban) menceritakan kepada pelapor bahwa terlapor telah melakukan perbuatan pencabulan tersebut sebanyak lima kali yang mana sejak bulan Oktober 2022, hingga yang terakhir pada hari Sabtu tanggal 30 Mei 2025," ungkapnya.

Didampingi kuasa hukum, bersama kakak korban, EP, akhirnya melaporkan ke Polres Batu. Berdasarkan penyelidikan dari laporan tersebut, terduga pelaku akhirnya diamankan.

Selain mengantongi hasil visum obgyn, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batu mengamankan barang bukti berupa sebuah Flash Disk berisi foto dan video rekaman. Di dalamnya termasuk rekaman oleh korban yang menyampaikan permintaan pertolongan dalam kondisi tertekan dengan simbol empat jari tangan.

Baca Juga : Kapal Menuju Manado Terbakar, Ini Ciri-ciri Mesin Kapal Bermasalah dan Tips Selamat saat Laka Laut

Dony menyebut, pencabulan terhadap anak oleh pelaku dikenakan sebagaimana Pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 yang telah diubah kedua dengan UU. RI. No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Kini, pelaku dalam pendampingan keluarga dan berusaha menghadapi trauma. Sementara polisi, masih melakukan pendalaman. "Kami pastikan penanganan tepat dan sesuai SOP yang berlaku," tutur dia.

Terpisah, Lurah Ngaglik Rendra Adinata mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut baru-baru ini. Sehingga, tidak ada tindakan yang dilakukan oleh kelurahan sebelumnya.

"Sempat kami coba hubungi korban, namun posisinya saat ini di Kabupaten Malang. Sehingga kami tidak bisa mendampingi," ujar Rendra saat dihubungi JatimTIMES, Minggu (20/7/2025).

Rendra membenarkan, pelaku memang seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai penjaga sekolah. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani penuh oleh pihak kepolisian.

"Kami belum tahu apakah ada upaya mediasi atau hal lain," ringkasnya.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, kota batu, pencabulan, kekerasan seksual, oknum pns,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette