Forum Pemda se-Malang Raya, Wali Kota Malang Paparkan Penguatan Kerja Sama Antar Daerah
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
19 - Jul - 2025, 09:28
JATIMTIMES - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memaparkan akan pentingnya penguatan kerjasama antar daerah (KAD). Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan sinergitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan se-Malang Raya di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Kamis (18/7/2025).
Transportasi Malang Raya menjadi isu utama yang dipaparkan oleh Wahyu dalam kesempatan tersebut. Menurutnya, kawasan Malang Raya tak harus lagi-lagi terjebak kewilayahan secara administratif.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 19 Juli 2025: Aries Berlimpah Rezeki, Pisces Dipenuhi Ketenangan Finansial
"Untuk memajukan kawasan Malang Raya, tidak boleh lagi terjebak kewilayahan secara administratif. Diperlukan penguatan kerjasama antar daerah," ujar Wahyu.
Pemecahan kemacetan pada satu daerah, seperti di Kota Malang tidak dapat diuraikan hanya pada satu titik Kota Malang saja. Menurutnya, hal tersebut karena mobilitas warga dan kendaraan di Malang Raya sudah sangat tinggi serta membaur.
"Interkonekting infrastruktur jalan antar daerah Malang Raya serta perumusan transportasi massal patut dikaji serta bahas bersama," imbuhnya.
Sementara itu, selaku tuan rumah, Wali Kota Batu Nur Rohman mengatakan bahwa silaturahmi Pemda Malang Raya menjadi momen krusial untuk menjadikan Malang Raya menjadi kawasan strategis. Selain isu kemacetan, isu berkaitan sampah
Selain kemacetan ia juga menyoroti soal isu sampah. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi konsen bersama 3 Pemda se Malang Raya. Untuk mewujudkannya, kolaborasi tentunya harus dapat diperkuat.
"Kolaborasi harus diperkuat dengan pertemuan rutin, integrasi data serta perencanaan dan penganggaran terintegrasi," tuturnya.
Baca Juga : Pemkab Bondowoso Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Kurang Mampu, Sekda Pantau Langsung Distribusi
Sementara itu, Bupati Malang Sanusi menegaskan bahwa sinergi Malang Raya sebelumnya sudah tergelar 2 kali sebelum pandemi covid. Salah satunya berfokus pada pembahasan transportasi massal.
Seperti Skytrain atau kereta gantung untuk wilayah Malang Raya serta infrastruktur jalan yang juga meliputi pengembangan tol Malang – Kepanjen. Yang kemudian Berlanjut pula rencana pengembangan tol Pandaan/Sukorejo – Batu.
Direncanakan topik transportasi dan infrastruktur berbasis kawasan, akan dibahas lebih lanjut di Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, pada 23-24 Juli 2025 mendatang.
